Lenza Nasional | Lenza Nasional | Profesional Membidik Fakta

Profesional Membidik Fakta

BERPUISI MENDISKREDITKAN AGAMA, SUKMAWATI SOEKARNOPUTRI RESMI DILAPORKAN

0 433

 

Jakarta, Lenzanasional.com – Seorang pengacara bernama Denny Adrian Kushidayat secara resmi melaporkan Putri mantan Presiden RI Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri ke Polda Metro Jaya, atas dugaan penistaan agama. pada Selasa (3/4/2018).

Pelaporan tersebut dibuat Denny menyusul puisi ‘Ibu Indonesia” ciptaaan  Sukmawati, yang dianggap mendiskreditkan agama Islam. “Hari ini, saya laporkan Sukmawati dengan dugaan penistaan agama,” ujar Denny di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Menurutnya, pelaporan ini dilakukan karena Sukmawati telah membanding-bandingkan soal syariat Islam dengan pemakaian konde. Bahkan, ucap Denny, Sukmawati telah meremehkan lafal azan sebagai panggilan untuk umat Islam menjalankan salat.

“Melalui video saat dia (Sukmawati) berkata bahwa syariat Islam disandingkan dengan syariat konde, nyanyian kidung Ibu pertiwi lebih indah daripada azanmu. Kalau bicara azan meremehkan Tuhan, ada lafal Allah di situ,” ucapnya.

Denny mengakui melaporkan Sukmawati ke polisi atas kemauan sendiri. Dalam pelaporannya, ia menyerahkan rekaman video dari sejumlah laman media sosial sebagai barang bukti. “Saya mau kasih tahu ke umat, saya terpanggil saja sebagai umat Islam dan kuasa hukum melaporkan ini,” ujarnya.

Dalam laporannya, ia menyerahkan rekaman video di beberapa laman media sosial sebagai barang bukti laporannya. Laporan yang dibuat Denny telah diterima polisi dengan nomor LP/1782/VI/2018/PMJ/Dit. Reskrimum. Denny melaporkan Sukmawati Soekarnoputri dengan Pasal 156 a KUHP tentang penistaan agama serta Pasal 16 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Berikut puisi Sukmawati :

Ibu Indonesia

Aku tak tahu Syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
Lebih cantik dari cadar dirimu
Gerai tekukan rambutnya suci
Sesuci kain pembungkus ujudmu
Rasa ciptanya sangatlah beraneka
Menyatu dengan kodrat alam sekitar
Jari jemarinya berbau getah hutan
Peluh tersentuh angin laut

Lihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanmu semakin asing
Supaya kau dapat mengingat
Kecantikan asli dari bangsamu
Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia

Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok
Lebih merdu dari alunan azan mu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Illahi
Nafas doanya berpadu cipta
Helai demi helai benang tertenun
Lelehan demi lelehan damar mengalun
Canting menggores ayat ayat alam surgawi

Pandanglah Ibu Indonesia
Saat pandanganmu semakin pudar
Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya. (Red/LN)

Comments
Loading...

Network LNM Media Center