Lenza Nasional | Lenza Nasional | Profesional Membidik Fakta

Profesional Membidik Fakta

Dukung Program Presiden, Wali Kota Bekasi Minta Proses Pengurusan Sertifikat Dipercepat

0 380
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mendatangi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bekasi di Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Bekasi Timur, Kamis (05/10).

KOTA BEKASI,Harnasnews.Com – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mendatangi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bekasi di Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Bekasi Timur, Kamis (05/10). Kedatangan Wali Kota bersama jajarannnya dalam rangka silaturahmi dan diterima langsung oleh Kepala Kantor BPN Kota Bekasi, Muhammad Irdan beserta jajarannya. Dari pantauan dilokasi,

Sebelum audiensi, Wali Kota bersama Kepala Kantor BPN Kota Bekasi menyapa para warga yang sedang menunggu antrian, dan warga sempat mengeluhkan bahwa proses mengenai tanah cukup lama mengurusnya, harus menunggu berhari-hari sampai bulanan untuk mengurusnya. Wali Kota menanggapi bahwa sedang dilakukan obrolan dengan pihak BPN Kota Bekasi mengenai proses simplikasi pelayanan untuk warga. Ada juga warga Kelurahan Bintara yang sedang mengurus dan langsung di layani oleh Wali Kota untuk segera di urus sertifikat tanahnya.

“Saya mengakui bahwa pada saat menghadiri dari kementerian ATR/BPN di Thamrin, Jakarta yang dihadiri Presiden RI bahwa proses untuk sertifikat agak rumit maka dari itu, segera di proses untuk percepatan mengenai pelayanan masyarakat, sebelumnya juga di Kantor Imigrasi Bekasi juga melihat perharinya datang ratusan warga untuk membuat paspor dan kini telah tersepakati untuk pelayanannya lancar,” kata Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.
Wali Rahmat Effendi saat menemui pemohon Serrtifikat di BPN Kota Bekasi.

Usai menyapa dan mendengarkan keluhan warga, Wali Kota melakukan audensi dengan Kepala Kantor BPN Kota Bekasi. Dalam audensinya menjelaskan aspek proses pelayanan tentunya menjadi domain dari tugas Kantor Pertanahan di Kota Bekasi yang menjadi lembaga vertikal di perbantukan untuk membantu tugas Pemerintah Daerah, pelayanan kepemilikan di Kota Bekasi maupun dari warga harus di bangun satu sinegritas simpilkasi dan koordinasi yang kuat dan berfungsi dirasakan warga agar tidak berbelit.

“Warga tidak melihat ini BPN ataupun Pemerintah dalam percepatan layanan, sehingga layanan warga bisa cepat dalam mengurus bidang pertanahan. Harapannya bisa terlihat satu koordinasi kuat dari BPN dengan Pemkot Bekasi telah simplikasi dan transparan,” imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakannya, Pemkot Bekasi juga telah berupaya melakukan pembebasan tanah untuk kepentingan umum maupun kebebasan penambahan setifikat ataupun masa pemekaran, dan tentunya masih banyak kekurangan.

“Hal nya mengenai Lapangan Pondok Gede yang pernah di laporkan ke Polda, kami tetap bersinergi kepada pihak terkait,” ujarnya.

Selain itu, Wali Kota juga mengungkit kembali bahwa Indeks Prestasi Manusia di Kota Bekasi terbesar kedua di Provinsi Jawa Barat mengalahkan Kota Depok di bawah Kota Bandung, ini hanya karena Kota Bekasi tidak memiliki Universitas Negeri, maka dari itu dari Pemkot Bekasi berniat untuk berdiskusi dengan pihak yayasan Universitas Islam 45, agar bisa menjadi Universitas Negeri Bekasi yang di harapkan selama ini. Dengan tujuan memperdalam kerja sama peningkatan dan percepatan pelayanan terhadap masyarakat serta pihak Pemkot Bekasi dalam kesempatan ini juga menanyakan status Hak Guna Bangunan(HGB) Unisma 45 berkenaan rencana Pemkot Bekasi untuk Pendirian Universitas Negeri Bekasi.

“Ya dari pada di jual ke pihak swasta lebih baik dalam hal ini dipegang oleh negeri, itu nanti kan tergantung pihak yayasan mau apa tidaknya, nah kalo dipegang negeri kan kesempatan warga Kota Bekasi untuk bersekolah akan lebih banyak,” tutupnya. (Adi)

Comments
Loading...

Network LNM Media Center


    Solusi SEO dengan harga paket yang Anda tentukan sendiri dan Anda yang memonitor
    Gabung sekarang juga bersama agen bandarq dominoqq terlengkap dan terpercaya