Lenza Nasional | Lenza Nasional | Profesional Membidik Fakta

Profesional Membidik Fakta

FKS ANTI KORUPSI DESAK KPK SEGERA TANGKAP KETUA DPP PAN ZULKIFLI HASAN DALAM KASUS ALIH FUNGSI HUTAN RIAU.

0 1.455
Ketua MPR, Ketua DPP PAN yang juga mantan Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan memberikan kesaksiannya dalam sidang kasus Tindak Pidana Korupsi alih fungsi hutan di Riau

Jakarta, LenzaNasional.Com – Setelah Ketua DPR RI Setya Novanto terjerat kasus mega Korupsi proyek E-KTP, masyarakat kembali mendapatkan harapan agar KPK dapat mengusut tuntas semua kasus Korupsi yang melibatkan para wakil rakyat.

KPK diminta bertindak tegas dan kembali mengusut kasus besar seperti yang terjadi di Riau pada tahun 2014 lalu. Hal ini ditegaskan Ketua Front Keadilan Sosial Anti Korupsi, Udhin Kelana.
“Sangat jelas di persidangan terdakwa Gulat Mendali Emas Manurung Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia di Riau, dimana saksi Direktur Jenderal Planologi Kementerian Kehutanan, Bambang Supijanto ketika itu menjelaskan peran Zulkifli, khususnya soal revisi Surat Keputusan Menteri Kehutanan yang belakangan ternyata menjadi peluang terjadinya tindak pidana suap tersebut,” ujar Udhin Kelana, Jum’at (22/12/2017)

Lanjut Udhin Kelana, kesaksian yang disampaikan Bambang bisa dijadikan bukti untuk menjerat Zulkifli. “Menurut saya itu bisa dijerat, apalagi hal itu terungkap oleh saksi yang dihadirkan oleh jaksa di persidangan, karena keterangan saksi di persidangan itu bisa menjadi langkah masuk untuk menjerat Zulkifli yang kini menjabat Ketua MPR.”

“Justru kalau saksi itu sesuai dengan kekuatan itu petunjuk, kalau dikuatkan oleh dokumen-dokumen itu akan menjadi persolan yang bersangkutan, artinya sangat bisa bisa kena,” ujarnya.

Lebih lanjut ia memperkirakan, penetapan tersangka terhadap Zulkifli Hasan sangat jelas, namun anehnya sampai saat ini Zulkifli Hasan belum juga ditetapkan menjadi tersangka, padahal saksi-saksi di persidangan ketika itu sudah menguatkan. “Apakah karena Zulkifli Hasan masih menjabat ketua MPR ?, Atau jangan-jangan ketika mendekati Pilgub Serentak 2018 dan Pilpres 2019, Zulkifli Hasan Ketua DPP PAN ini, malah dijadikan tersangka, mengikuti jejak Ketua DPR RI Setya Novanto yang terjerat kasus mega Korupsi proyek E-KTP.”

Ketua Front Keadilan Sosial Anti Korupsi, menambahkan bahwa ada yang lebih jelas dalam persidangan terdakwa Annas Makmun yang saat itu menjabat Gubernur Riau, secara gamblang hakim mengatakan “dalang” kasus suap lahan di Riau adalah Zulkifli Hasan yang saat itu menjabat Mentri Kehutanan, begitu pula ketika konferensi pers, pihak Komisioner KPK saat itu, berjanji akan menelusuri dugaan penyalahgunaan wewenang dan menelusuri peran Zulkifli Hasan.”

“Hampir semua kasus korupsi alih fungsi lahan berawal dari keputusan menteri yang berwenang, dan saat itu, Zulkifli Hasan sebagai menteri Kehutanan melalui SK nomor 673 tahun 2014 menyetujui alih lahan sebesar 30ribu hektar yang berujung pada suap kepada Gubernur Annas Makmun,” tandasnya.

“Dalam keterangan saksi Masyhud yang tertulis jelas pada putusan 35.Pid.Sus-TPK-2015, dirinya menyebutkan setelah saksi dipanggil oleh Zulkifli Hasan, diminta untuk menemui Surya Darmadi diruang sebelah Zulkifli Hasan dan diminta untuk mengakomodir Lahan dari Surya Darmadi (PT Duta Palma),” tukasnya.

“Pada saat itu juga disebutkan Zulkifli Hasan berkata “Hud, Tolong dibantu”. Dan pada saat itu juga ada keterangan Gulat Medali Emas Manurung, yang menyampaikan kepada terdakwa bahwa ada orang dari PT Duta Palma yang sudah menghadap Zulkifli Hasan,” tandasnya.

Dari beberapa informasi yang mengarah pada peran peran Zulkifli Hasan lanjutnya, lebih seperti “dalang” dari kasus alih fungsi lahan Riau yang menjerat Gubernur Annas Makmun, maka Front Keadilan Sosial Anti Korupsi, mendesak KPK untuk segera menangkap Zulkifli Hasan.

“Harus ditangkap dan diusut, karena Zulkifli Hasan secara jelas mempunyai peran sentral melalui keterangan para saksi dan pelaku kasus suap alih fungsi lahan di Riau,” tegasnya. (LN/Red)

Comments
Loading...

Network LNM Media Center