Lenza Nasional | Lenza Nasional | Profesional Membidik Fakta

Profesional Membidik Fakta

Jelang Hari Bhakti Pemasyarakatan, Lapas Sidoarjo Razia Sejumlah Blok Tahanan

0 178

 

Sidoarjo,LenzaNasional.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-54, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo melakukan razia benda-benda terlarang di dalam sel tahanan, sejak pukul 13.00, Senin, (16/4/18).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo Jumadi. Total yang dirazia petugas sejumlah tiga blok. Selain di Sidoarjo, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan yang ke-54, dan berlangsung serentak di Lapas dan Rutan seluruh Indonesia.

Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo Jumadi mengatakan, ada sebanyak 50 staf Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Kelas IIA Sidoarjo yang terdiri dari gabungan regu pengamanan pagi dan siang, dikerahkan dalam operasi benda-benda ilegal tersebut. Selain itu, para petugas yang masih berstatus sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) juga diikutsertakan.

“Kegiatan ini sekaligus untuk melatih para CPNS agar semakin berani dan teliti,” ucap Kalapas Kelas IIA Sidoarjo ini.

Dijelaskan, bahwa sasaran dari razia ini adalah blok A yang berisi para tahanan, selanjutnya blok B yang berisikan narapidana umum, serta Blok Wanita. Pemeriksaan ini memang bersifat mendadak, bahkan para petugas baru diberitahu sesaat sebelum penggeledahan.

“Tujuannya, agar tidak ada yang membocorkan, sehingga memang harus dilakukan secara mendadak,” lanjut Kalapas.

Hanya dalam waktu satu jam operasi, lanjut Jumadi, hasil yang didapat cukup mengejutkan, sebab terdapat puluhan benda ilegal yang berhasil disita petugas. Mulai dari sendok, pamanas air, gunting, obeng hingga pisau buatan.
“Benda tersebut kami sita untuk kemudian dimusnahkan,” jelasnya.

Pihak lapas akan memberikan hukuman bagi pemilik benda-benda terlarang tersebut. Mulai dari sanksi administratif hingga tidak boleh menerima kunjungan. Waktunya pun bervariasi, tergantung dari bobot pelanggarannya.

“Kami akan data siapa saja yang harus bertanggungjawab, selanjutnya akan kami beri hukuman yang sifatnya pembinaan,” tegas mantan Kepala Lapas Kelas IIA Bojonegoro ini. (Phank)

Comments
Loading...

Network LNM Media Center