Lenza Nasional | Lenza Nasional | Profesional Membidik Fakta

Profesional Membidik Fakta

Klarifikasi Polrestabes Medan Soal Video Keributan Antara Satpam dan Anggota Polisi

0 172

 

Waka Polrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja

Medan,LenzaNasional.com – Beredar luas sebuah video yang memperlihatkan seorang sekuriti yang beradu argumen dengan anggota Kepolisian, di Kompleks Kasuari Residence di Jalan Kasuari di depan Doorsmeer Sabena, Medan, Sumatera Utara.

Menanggapi beredarnya video yang sudah meluas di media sosial, Waka Polrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja membenarkan video viral selisih paham antara petugas sekuriti dengan beberapa personel Polri dari Direktorat Narkoba Bareskrim Mabes Polri yang sedang menjalankan tugas pemetaan dengan sasaran bandar narkoba, Jumat (27/4/2018).

Saat itu, IPDA W sekira pukul 15.30 wib bersama tim sedang melakukan pemindahan perlengkapan operasi dari satu mobil ke mobil yang lainnya. Alat tersebut yang akan digunakan untuk menjalankan operasi silent terhadap tindak kejahatan peredaran Narkoba. Namun, tim yang sedang menjalankan tugas Negara di Jalan Kasuari depan Doorsmeer Sabena ditegur oleh petugas sekuriti yang diketahui bernama FR, dengan mengatakan “Hey Jangan Parkir Disini”.

Karena sedang menjalankan tugas Negara dengan menggunakan alat DF (Direktion Finder), petugas tersebut menjawab sebentar bang, kami sedang memindahkan peralatan.

“Mereka kan sedang mengejar TO bandar Narkoba dengan menggunakan alat tersebut, namanya tugas Negara kan kerjanya harus rapi, target jangan sampai kabur,” kata Tatan.

Namun ternyata, petugas sekuriti yang tidak mengetahui petugas Mabes sedang menjalankan tugas, kembali menegur tim Mabes dengan nada tinggi dengan mengatakan “Sudah Jalan Sana” dan dijawab petugas dengan jawaban “Ya, sebentar lagi ya, bang” dan akhirnya terjadi ketegangan akibat mis komunikasi tersebut.

Lanjut Tatan, Petugas sekuriti secara tiba-tiba berlari masuk kedalam posko penjagaan dengan mengambil kelewang dan mengarahkan kepada petugas Mabes.

Demi menjaga keselamatan, petugas pun mencoba menguasai situasi dengan mengeluarkan senjata api dan berusaha mengamankan sekuriti tersebut, situasi dapat dikendalikan dan petugas sekuriti menyerahkan kelewang yang dipegangnya. Namun seketika itu juga diluar dugaan petugas dari Mabes Polri, sekuriti tersebut teriak-teriak yg tujuannya mengundang masyarakat hadir ketempat tsb, sehingga situasi menjadi ramai, dimana banyak masyarakat yang berkumpul menyaksikan kejadian tersebut.

“Pastinya, saat akan menenangkan Saudara FR dan mengamankan kelewang tersebut, petugas tidak meletuskan senjata api. Letusan senjata api dilakukan saat petugas akan pergi meninggalkan lokasi untuk menghindari kerumunan massa yang semakin banyak,” paparnya.

Dalam peristiwa ini, tim Mabes mengamankan satu senjata tajam jenis kelewang, yang diduga dimiliki oleh Saudara FR dan diserahkan ke Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Tatan meminta masyarakat dan semua pihak mendapatkan kejelasan dengan peristiwa yang viral di media sosial tersebut yang merupakan mis komunikasi antara petugas sekuriti dengan petugas dari Mabes Polri yang sedang melaksanakan tugas di Kota Medan. “Saya sebagai Waka minta maaf atas insiden tersebut, pastinya tim Mabes sedang menjalan tugas mengejar TO Narkoba,” tutupnya. (LN/Red)

Comments
Loading...

Network LNM Media Center