Lenza Nasional | Lenza Nasional | Profesional Membidik Fakta

Profesional Membidik Fakta

Kunjungan Dit Binmas Polda Bali Ke Lapas Krobokan Terkait Pilkada Bali

0 37

BALI, LenzaNasional.Com – polda Bali, Ribuan narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) akan menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Serentak 2018 yang berlangsung pada tanggal 27 Juni 2018. Para narapidana itu akan memilih calon kepala daerah baru di 171 daerah di Indonesia, termasuk pemilihan Gubernur Bali.

Sebagaimana diatur dalam peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan, seorang napi masih memilih hak politik. Hal itu, sejalan dengan Pasal 19 (1) Undang-Undang (UU) No. 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum, Pasal 43 UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM, serta Pasal 25 UU No. 12 Tahun 2005 tentang Pengesahan Kovenan Hak Sipil Politik.

Terkait Pilkada Bali, narapidana yang boleh memilih saat tahap pemungutan suara adalah narapidana yang sudah terdaftar dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) di Lapas dan Rutan serta memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Bali. Sebelum DPT muncul, pihak KPU (Komisi Pemilihan Umum) sudah mendatangi Lapas untuk melakukan perekaman data para napi. Data yang diperoleh, kemudian dilakukan pengecekan ke dinas kependudukan untuk memastikan kependudukannya.

Direktorat Binmas Polda Bali melaksanakan sambang dan Binluh ke Lapas Klas IIA Kerobokan, Badung, Senin (05/03/2018).Sebelum Penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2018. Kegiatan ini dipimpin Kasubdit Bintibluh Dit Binmas Polda Bali AKBP Ni Kadek Suprapti dengan melibatkan dua personel. Kedatangannya diterima oleh Kasi Minkamtib Lapas Klas IIA Kerobokan, I Kadek Deddy Wirawan, S.H. dan Kasubsi Keamanan, I Made Suasana, S.H.Dihadapan 130 orang napi, AKBP Ni Kadek Suprapti mengatakan bahwa untuk Pilkada serentak tahun 2018, Provinsi Bali akan menggelar pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Gianyar dan Klungkung. Saat ini proses Pilkada sudah memasuki tahap kampanye.

“Meskipun di dalam penjara, para napi yang memenuhi syarat dan sudah terdaftar dalam DPT akan memberikan hak suaranya pada 27 Juni mendatang. Gunakan hak suara sebaik-baiknya. Pilih pemimpin dengan hati nurani dan mampu mensejahterakan masyarakat Bali,” kata AKBP Ni Kadek Suprapti.

Kasi Bintibluh Kompol Anwar Sasmoto, S.H. mengajak warga binaan Lapas Kerobokan untuk tetap menjaga persatuan dan persaudaraan. “Jangan karena beda pilihan dalam satu blok, akhirnya menimbulkan permusuhan. Pilkada untuk memilih pemimpin Bali bukan sebagai ajang adu kekuatan,” tegasnya.

Perwira melati satu di pundak ini juga mengingatkan agar tidak terlibat dalam black campaign (kampanye hitam) dan money politic (politik uang) serta tidak menggunakan isu SARA untuk mempengaruhi temannya yang ada dalam satu blok. “Mari sukseskan Pilkada serentak ini dengan ikut menjaga situasi keamanan di dalam Lapas,” pungkasnya.

Ratusan narapidana di Lapas Klas IIA Kerobokan sangat antusias mengikuti kegiatan Binluh ini. Hal itu terlihat banyaknya napi yang mengajukan pertanyaan kepada petugas penyuluhan dari Dit Binmas Polda Bali.(LN/Ki Bedil).

Comments
Loading...

Network LNM Media Center