Lenza Nasional | Lenza Nasional | Profesional Membidik Fakta

Profesional Membidik Fakta

La Nyalla Hadiri Acara Silaturahmi dan Tasyakkuran Khofifah Indar Parawansa

0 521

 

Surabaya, LenzaNasional.com  – Calon DPD-RI Dapil Jawa Timur, Ir. H. La Nyalla Mahmud Mattalitti mendapat undangan untuk menghadiri acara Silaturahmi dan Tasyakkuran Kemenangan Khofifah Indar Parawansa dalam Pilgub Jatim 2018, di Kediaman Habib Idrus Al Jufri acara tersebut dihadiri Para Habib, Kyai serta para ulama. (31/08/2018).

“Habib, Kyai dan Ulama adalah penerus nabi. Karena itu mereka adalah sumber dan pemberi tauladan atas nilai-nilai spiritual. Tauladan moral dan etik bagi kehidupan kita dalam berbangsa dan bernegara ini,” ungkap La Nyalla.

Dalam acara silaturahmi ini sekaligus tasyakkuran atas kemenangan Khofifah Indar Parawansa sebagai Gubernur Jatim adalah sebuah bentuk rasa syukur kehadirat Allah swt, karena Khofifah dikehendaki Allah Swt melalui masyarakat untuk menjadi gubernur Jatim. “Semoga beliau bisa membawa masyarakat Jatim lebih sejahtera dan barokah,” katanya.

Khofifah berterima kasih kepada para Habib, Kyai, ulama dan masyarakat yang telah membantu dan menjaga situasi kondusif Jawa Timur. Khofifah juga meminta masyarakat Jawa Timur untuk mengawal pemerintahan yang dijalankan nanti.

“Janji pendidikan gratis dan berkualitas tingkat SMA sederajat, akan saya penuhi sesudah dilantik dan duduk di Grahadi. Jangan sampai ada masyarakat Jawa Timur yang tidak sekolah sampai tingkat SMA sederajat karena tidak ada biaya. Sekali lagi kawal pemerintahan saya,” tegasnya.

Lanjut Khofifah, mengajak para Habib, Kyai, ulama serta masyarakat Jawa Timur, “Mari kita bersama sama mendoakan Pak La Nyalla agar terpilih menjadi anggota DPD-RI semoga Jawa Timur semakin maju, makmur dan sejahtera.”

La Nyalla juga berpesan kepada seluruh masyarakat jawa timur, untuk menjaga agar Jawa Timur tetap Kondusif, karena tidak lama lagi Indonesia akan memasuki Tahun Politik 2019.

“Untuk itu di tengah kondisi sosial masyarakat yang rawan perpecahan dan konflik, maka Habib, Kyai dan ulama harus tetap berperan sebagai pemersatu umat,” ungkapnya.

Dikatakan La Nyalla, Indonesia adalah negeri yang dibangun di tengah perbedaan. Berkat jasa para Habib, Kyai dan ulama, kita sebagai bangsa terikat dengan nilai Ketuhanan yang Maha Esa, sehingga diikuti dengan sila-sila lainnya dalam Pancasila.

“Indonesia ini memang bukan negara Islam. Tetapi sila pertama Pancasila adalah jiwa bangsa ini. Sehingga melahirkan keadilan, kemanusian yang beradab, persatuan, kebijaksanaan dan keadilan sosial. Oleh karena itu bagi saya, Habib, Kyai dan ulama adalah jawaban atas segala persoalan. Selama para Habib,  kyai dan Para ulama berperan sebagai penjaga negeri ini, maka insya Allah aman dan sentosa negeri ini,” pungkasnya. (LN /din)

Comments
Loading...

Network LNM Media Center


This site is protected by wp-copyrightpro.com

error: Content is protected by LenzaNasional !!