Lenza Nasional | Lenza Nasional | Profesional Membidik Fakta

Profesional Membidik Fakta

Lurah Morokrembangan Dengan Sigap Menolong Warganya Yang Sakit dan Tidak Mampu

0 117

SURABAYA, LenzaNasional.com – Ita Wahyuni (36) Warga Morokrembangan Surabaya,  sudah seminggu tergolek di ranjang dengan ukuran kamar yang sangat sempit, iya tak mampu bergerak dan beraktivitas seperti biasanya, wajahnya tampak pasrah dan sedih merasakan  sakit yang diderita.

Dengan berlinang air mata,  Sariyem ibu angkat Ita hanya bisa terpaku, dan tak mampu berbuat banyak apalagi kondisi ekonominya sangat minim “Sudah seminggu  ini, dia sakit,” ujarnya dengan isak tertahan saat melepas Ita Wahyuni untuk dibawa ambulans Dinas Kesehatan Kota Surabaya dari Puskesmas Tambak Asri dirujuk Ke Rumah Sakit Dr.Soetomo, Selasa (24/4/2018).

Sariyem Juga mengaku, sudah tak bisa lagi berbuat apa-apa,  apalagi memberikan pelayanan maksimal, untuk biaya pengobatan anak angkatnya.

“Saya nggak tahu harus berbuat apa dan harus kemana untuk membawa anak saya berobat,” isak perempuan dengan usia 74 tahun ini. “Saya juga gak punya biaya, apalagi BPJS Kesehatan,” tuturnya dengan Bahasa Jawa yang sangat santun.

Warga Morokrembangan tidak tinggal diam, mereka langsung melaporkan penderitaan yang dialami Ita ke Lurah  Morokrembanga,  akhirnya Suhendri Widyastuti Lurah Morokrembangan dengan sigap merespon laporan warganya untuk segera melakukan  pelayanan medis untuk segera mengantarkan Ita ke Rumah Sakit Dr.Soetomo

Wiwid Lurah Morokrembangan

“Begitu mendapatkan laporan dari warga, saat itu juga, atau pagi tadi saya langsung ke lokasi untuk melihat langsung kondisi yang bersangkutan,” tutur Lurah Morokrembangan yang akrab disapa Wiwid ini.

Ditemui di ruang Kerjanya, Wiwid mengatakan, kondisi Ita Wahyuni memang sangat membutuhkan bantuan medis secepatnya dan tidak bisa ditunda. Hal ini mengingat, sakit yang didera Ita, sudah tergolong parah hingga tidak bisa melakukan aktivitas. “Tapi, saya Pribadi sebagai Lurah tidak bisa menyebutkan sakitnya apa, itu udah kewenangan dokter yang menagani karena masih harus dicek darah dulu untuk bisa diketahui sakitnya. Yang pasti, Ita ini sudah parah. Apalagi, keluarganya kategori warga miskin,” jelas Lurah Yang Ramah Dan Peduli Terhadap Warganya .

Ia mengaku, tindakan penanganan medis yang dilakukannya, tak lebih dari sebuah tanggung jawab kepada warga yang sedang mengalami ketidakmampuan secara ekonomi. Ia juga tak ingin berlama-lama menunggu untuk secepatnya mengirim Ita ke rumah sakit, agar bisa mendapat perawatan dan pengobatan semestinya.

“Saya juga tak ingin ada resiko lain yang bisa mengkhawatirkan lingkungan sekitar dengan sakit yang dialami Ita,” tuturnya.(Budi R).

Comments
Loading...

Network LNM Media Center