Lenza Nasional | Lenza Nasional | Profesional Membidik Fakta

Profesional Membidik Fakta

Mendag Segera Adopsi Konsep Jawa Timur Fair ke Seluruh Indonesia

0 108


Surabaya,Harnasnews.Com – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita akan mengadopsi konsep
Jawa Timur Fair (Jatim Fair) untuk dapat diimplementasikan di seluruh Provinsi di Indonesia.

Hal ini  dikemukakan Mendag saat memberikan sambutan pada pembukaan Jatim Fair 2017 yang
merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-72 Provinsi Jawa Timur 2017, Kamis (5/10)
di Grand City, Surabaya, Jawa Timur.

 

“Untuk mengadopsi konsep Jatim Fair, Kementerian Perdagangan akan menjadi koordinator
pelaksana yang mengembangkan konsep ini menjadi sistem perdagangan antarprovinsi dan
antarpulau. Dengan dukungan Kemendag dalam hal regulasi, diyakini konsep ini nantinya dapat
menciptakan pola supply and demand yang baik, memotong mata rantai, dan mewujudkan
stabilitas harga,” ungkap Mendag.
Jatim Fair kali ini merupakan penyelenggaraan tahun yang ke-8. Gubernur Jawa Timur Soekarwo
menyampaikan, pada Jatim Fair 2017 telah dihasilkan transaksi sebesar Rp 750 miliar dalam waktu
satu setengah jam pada hari pembukaan pameran.
Selama ini, lanjut Mendag, kegiatan serupa Jatim Fair telah dilakukan di daerah-daerah lain di
Indonesia, namun penyelenggaraannya belum lengkap dan belum terkoordinasi dengan baik.

 

“Untuk itu, Kemendag sebagai koordinator akan mengundang para pemerintah daerah untuk
mendengarkan paparan dari Gubernur Jawa Timur mengenai penyelenggaraan Jatim Fair,”
jelasnya.
Penerapan konsep Jatim Fair di provinsi-provinsi di Indonesia tidak hanya bermanfaat sebagai
ajang promosi potensi daerah, tetapi juga sebagai upaya menghasilkan transaksi dan mendorong  provinsi-provinsi lain di Indonesia mengembangkan nilai tambah untuk produk-produk daerahnya.

 

Mendag juga mengapresiasi kerja keras Pemerintah Provinsi dan para pelaku usaha di Jawa Timur
yang berhasil mencatatkan surplus perdagangan dengan Singapura. “Jawa Timur berhasil
mencatatkan surplus perdagangan dengan Singapura. Padahal secara nasional, neraca
perdagangan Indonesia masih defisit terhadap Singapura. Surplus Jawa Timur terhadap Singapura
ini didukung oleh visi Pemerintah Provinsi untuk menjual dan menghasilkan produk bernilai
tambah. Ini yang perlu ditiru oleh para kepala daerah lainnya,” tandas Mendag.

Berbagi dengan UMKM Pada pembukaan Jatim Fair 2017 ini, Mendag juga mengimbau para pelaku toko modern untuk

membantu dan mengangkat para pengusaha kecil. Menurut Mendag, UMKM harus menjadi tuan
rumah di negeri sendiri serta mampu terus meningkatkan kapasitas sehingga dapat didorong
untuk ekspor.

 

“Saya meminta toko modern untuk memberikan kesempatan bagi UMKM secara periodik
mempromosikan produk-produknya dengan memberikan tempat di pusat perbelanjaan tanpa
memungut biaya. Ini saatnya kita membantu UMKM agar dapat maju bersama,” kata Mendag.
Menurutnya, UMKM yang diberikan kesempatan mempromosikan produknya di pusat perbelanjaan besar menyatakan terjadi peningkatan transaksi penjualan lebih dari 80% di tiga hari
pertama.

 

“Para pelaku usaha yang telah sukses hendaknya mengembalikan sebagian kesuksesannya untuk
kemajuan daerahnya masing-masing,” pungkas Mendag.( Daenk )

Comments
Loading...

Network LNM Media Center