Lenza Nasional | Lenza Nasional | Profesional Membidik Fakta

Profesional Membidik Fakta

Mengahadapi Tuan Rumah,Dewantara FC Inginkan Fair Play Atau Walk Out

0 257

Surabaya,Harnasnews.Com -Laga semi final turnamen futsal antar pokja wartawan sudah di depan mata. Tiga tim unggulan, Pahlawan FC, Wankum FC dan Hoofdbureau tengah bersiap menjalani laga penentuan pra final itu. Sementara Dewantara FC (Pokja wartawan pendidikan) yang semula tak diperhitungkan beruntung akhirnya juga lolos di tahap semi final setelah mengungguli Forwas FC (PWI Sidoarjo) dengan skor tipis 7-6.

Bagi Dewantara FC, ikhtiar untuk tampil maksimal terus dilakukan. Salah satunya dengan berlatih secara intensif. Namun, official manager Dewantara FC Sulvi Sofiana mengakui ada kecemasan yang meliputi para pemain. Hal tersebut selain dikarenakan materi Pahlawan FC yang cukup sempurna, juga dikarenakan faktor-faktor non teknis yang mungkin bisa terjadi.

“Kita belajar dari tim PWI Gresik yang walk out saat melawan Pahlawan FC. Apakah isu yang beredar itu benar atau tidak, kita wajib berhati-hati sebagai langkah antisipasi,” terang Sulvi. Wartawan Harian Surya itu berharap pertandingan mendatang akan berlangsung fair play. Setidaknya dengan fairplay akan membuat semua nyaman selama bertanding.

Kekhawatiran juga dirasakan kapten tim Dewantara FC Catur Irawan. Pihaknya menilai ambisi Pahlawan FC sebagai tuan rumah turnamen yang memperebutkan piala Gubernur Jatim cukup besar. Bahkan terkesan berlebihan. Hal tersebut dapat dilihat dari format pemain yang dipaksakan. “Seharusnya komposisi non redaksi dalam tim hanya boleh satu. Tapi Pahlawan FC memasang dua pemain,” kata Catur.

Disinggung nama pemain yang dimaksud, Catur enggan berkomentar. Selain itu, keberadaan marquee player yang cukup dominan dalam tim. “Rata tim peserta turnamen ini hanya mendapat jatah dua marquee player. Tapi di Pahlawan FC ada tiga marquee player yang ngetop-ngetop,” tandasnya.

Lepas dari itu, Catur yakin dengan semangat rekan-rekannya satu tim. Mereka tidak akan menyerah meski mungkin akan keteteran menghadapi tim yang sudah digadang-gadang sebagai juara itu. “Kami berusaha tampil maksimal dengan tetap sportif. Hasilnya kita pasrah pada ketentuan Tuhan,” ungkap dia.

Arif Ardianto,.marquee player Dewantara FC mengatakan, pesimisme melawan Pahlawan FC adalah wajar. Sebab, tim tuan rumah berbeda dengan tim-tim yang pernah diladeni Dewantara FC. “Mereka unggul segala-segalanya. Tapi kita juga tidak mudah dikalahkan,” yakin dia.

Ketua Pokja Wartawan Pendidikan Adit Hananta menegaskan, fair play adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Karenanya, lebih baik walk out jika dalam kompetisi ini tidak dapat menjunjung tinggi sportivitas. “Melawan Pahlawan FC adalah kehormatan bagi kami. Semoga masing-masing tim dapat saling menghargai aturan-aturan yang berlaku dalam pertandingan,” pungkas Adit. [PUL]

Comments
Loading...

Network LNM Media Center


This site is protected by wp-copyrightpro.com

error: Content is protected by LenzaNasional !!