Lenza Nasional | Lenza Nasional | Profesional Membidik Fakta

Profesional Membidik Fakta

Menyudutkan Nama La Nyalla,Voxpol Center Dinilai Tidak Etis

0 155

SURABAYA,Harnasnews.Com – Pernyataan Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago yang menyebutkan mundurnya La Nyalla Mahmud Mattailitti dari pendaftaran Calon Gubernur (Cagub)  Jatim melalui Partai Demokrat (PD) karena melihat hasil survei yang rendah – sebagaimana dimuat salah satu media online di Jakarta, Kamis (5/10) -, menuai reaksi keras dari banyak kalangan.

“Pernyataan mendiskreditkan salah satu bacagub menunjukkan sikap tidak profesional dan tidak etis, apalagi Pangi Syarwi Chaniago adalah konsultan politik. Secara sederhana publik justru akan menilai bahwa sikap itu sebagai ketakutan pihak tertentu atas kian populernya figur La Nyalla mendekati Pilgub Jatim,” kata Lutfil Hakim,  Tim Komunikasi pemenangan La Nyalla kepada wartawan, Jumat (6/10).

Lutfi kembali menegaskan bahwa mundurnya La Nyalla dari pencalonan di Partai Demokrat sebagai sikap konsisten atas inkonsistensi partai tersebut. “La Nyalla mundur dari pendaftaran PD lantaran kecewa setelah partai tersebut membuka kembali pendaftaran yang sudah ditutup. Sikap La Nyalla itu justru pendidikan bagi masyarakat tentang konsistensi sikap. Parpol yang tidak konsisten sudah selayaknya ditinggal,” tegasnya.

Lutfi  menilai pernyataan Pangi S. Chaniago justru berbasis pada hasil survei sejumlah lembaga yang menempatkan La Nyalla pada posisi tinggi, baik popularitas maupun elektabilitas. Sehingga penilaianVoxpol Center itu selain dianggap tidak etis, juga bagian dari rasa khawatir atas terus melambungnya nama La Nyalla.

“Pernyataan Pangi itu justru akan dinilai oleh publik sebagai rasa takut pihak tertentu atas potensi La Nyalla pada Pilgub Jatim 2018. Sejumlah Lembaga Survei yang hasilnya menempatkan La Nyalla pada level tinggi justru lembaga-lembaga yang pada Pilgfub DKI lalu hasil surveinya benar. Bukan abal-abal,” tegas Lutfi.

Selain itu, kata Lutfi, Pangi sebagai konsultan politik harus menjunjung tinggi nilai profesionalisme. Pernyataan Pangi itu dinilai sama halnya menisbikan kerja lembaga survei yang telah menempatkan La Nyalla pada posisi tinggi. “Padahal sejumlah lembaga survei itu pada Pilgub DKI lalu, hasil surveinya yang valid dan benar atas potensi pasangan Anies Baswedan – Sandiaga Uno sebagai pemenang. Pernyataan Pangi itu pasti akan direkasi oleh sejumlah Lembaga Survei tersebut,” tambahnya. (Nd)

Comments
Loading...

Network LNM Media Center