Lenza Nasional | Lenza Nasional | Profesional Membidik Fakta

Profesional Membidik Fakta

Skandal Bank Century, Boediono Buka Suara, Nadia Mulya Ungkap Pertemuan Ayahnya Bersama Boediono Di Sukamiskin

0 128

 

Boediono, Wakil Presiden RI ke-11 yang juga mantan Gubernur Bank Indonesia

Jakarta, LenzaNasional.com –  Wakil Presiden RI ke-11 yang juga mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono menanggapi putusan praperadilan PN Jakarta Selatan yang memerintahkan KPK melanjutkan kasus korupsi Bank Century.

Menurutnya, pada saat itu ia sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) bertugas untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia dari krisis global. Sehingga keputusan untuk mecairkan dana talangan (bailouts) Bank Century sebagai bagian dari penyelamatan ekonomi nasional dari krisis.

“Dalam kehidupan seseorang sangat jarang untuk mendapatkan kesempatan memberikan kembali sesuatu yang berarti kepada bangsa. Sewaktu saya harus mengelola ekonomi Indonesia menghadapi krisis besar, global financial crisissejak tahun 2008,” kata Boediono di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Jumat (13/4).

Boediono mengatakan, ia merasa terhormat ketika menjabat sebagai Gubernur BI untuk membawa Indonesia keluar dari krisis global pada saat itu.

“Saya merasa mendapatkan kehormatan karena kesempatan itu saya berusaha dan telah melaksanakan apa yang telah saya pikirkan. Memberikan yang terbaik, dari apa yang saya punya, dan apa yang saya tahu. Alhamdulillah kali itu kita Indonesia bisa menghadapi krisis dengan selamat. Berbeda dengan pengalaman kita dalam krisis sebelumnya tahun 97-98,” tutupnya.

Sebelumnya majelis hakim PN Jakarta Selatan mengabulkan praperadilan terkait kasus Bank Century yang diajukan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI). Dalam putusannya, KPK harus melanjutkan penyidikan dengan menetapkan para pihak yang diduga terlibat sebagai tersangka, termasuk Boediono.

Presenter Nadia Mulya

Ditempat terpisah, presenter Nadia Mulya mulai membeberkan isi pertemuan ayahnya dengan mantan wakil presiden, Boediono.

Koran yang ia sebut terbit pada Selasa, 26 Januari 2016 itu dirinya mengatakan jika Ayahnya bertemu dengan Boediono di Lapas Sukamiskin, Bandung.

“Mungkin (bertemunya) kurang dari 1 jam, cukup lama. Tapi ya itu, saya sama bapak saya agak bingung, apa yang jadi tujuan utama pertemuan ini.

Mungkin kami mengharapkan ada sedikit penjelasan dari beliau. Tapi dia hanya menanyakan kabarnya bagaimana.

Terus bapak saya bilang ya kamu lihat dong kabar saya bagaimana hari ini.

Anak saya meninggal, saya disini, saya yang diberi tanggungan ini. Padahal anda yang tahu benar mengenai kasus Bank Century.

Kenapa anda tidak mengatakan apa-apa”, ujar Nadia.

Menambahkan, Nadia mengatakan jika sebenarnya bapaknya bukanlah sosok bertanggung jawab dalam kasus Bank Century.

“Sebagai informasi aja, bapak saya adalah Deputi Gubernur Bidang Moneter, nggak ada urusan dengan perbankan apapun.

Kalau dibikin urutannya, beliau adalah yang paling terakhir dalam pelaksanaan kebijakan”, ujarnya.

Ditanya perihal solusi dari Boediono perihal kasus ayahnya, Nadia hanya mengatakan,”yang saya ketahui tidak ada. Dia hanya memberikan banyak sekali ide-ide, seperti gelar pertemuan dengan media, buat press conference bahwa kebijakan tidak dapat dipidana. Itu saja solusi dari beliau”. (LN/Red).

Comments
Loading...

Network LNM Media Center