PAMEKASAN, lenzanasional.com – Proses revitalisasi gedung sekolah tidak menyurutkan semangat belajar dan mengajar di SDN Toket 3 kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan madura Jawa Timur pada selasa (8/9/2026)
Meskipun pembangunan sekolah masih berlangsung, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan secara aktif dengan memanfaatkan sejumlah rumah warga sebagai tempat sementara.
Kepala SDN Toket 3, Moh. Zainul Ishak, mengatakan bahwa pihak sekolah berkomitmen untuk memastikan proses pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya selama revitalisasi berlangsung.
Saat ini, para siswa ditempatkan di enam titik lokasi yang berbeda. Setiap kelas melaksanakan kegiatan pembelajaran di rumah-rumah warga yang telah bersedia menyediakan tempat.
“kami bersyukur meskipun proses revitalisasi sekolah belum selesai, kami tetap berkomitmen agar kegiatan belajar mengajar terus aktif. Kami mengambil hikmah dari setiap keadaan dan tetap berusaha memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik kepada peserta didik,” ujar Moh. Zainul Ishak.
Sebelum menggunakan rumah warga sebagai lokasi pembelajaran sementara, pihak sekolah terlebih dahulu melakukan pendekatan dan meminta izin kepada masyarakat. Respons masyarakat Desa Toket pun sangat positif.
Warga tidak hanya memberikan izin penggunaan rumah mereka, tetapi juga turut mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Mereka memberikan tempat dan membantu mempersiapkan kebutuhan yang diperlukan untuk kegiatan pembelajaran. Dengan demikian, meskipun gedung sekolah sedang dalam proses pembangunan, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan seperti biasanya,” jelasnya.
Menurut Moh. Zainul Ishak, kondisi tersebut justru memberikan dampak positif bagi seluruh warga sekolah. Para guru menjadi lebih dekat dengan masyarakat serta lebih mengenal lingkungan dan kehidupan warga Desa Toket.
“Kami dapat lebih dekat dengan masyarakat, melakukan sosialisasi, serta saling berbagi. Kami berusaha menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada dan mengambil hikmah dari proses revitalisasi ini,” katanya.
Program Pendidikan Tetap Berjalan
Di tengah proses revitalisasi, SDN Toket 3 tetap menjalankan berbagai program pendidikan unggulan. Salah satunya adalah pembiasaan membaca doa dan menghafalkan Juz Amma sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.
Program tersebut diikuti oleh seluruh siswa mulai dari kelas I hingga kelas VI. Setelah melaksanakan doa dan kegiatan menghafal, para siswa kemudian menuju lokasi belajar masing-masing yang telah ditentukan.
Untuk pembagian lokasi, siswa kelas I hingga kelas III belajar di rumah warga yang berada di sebelah timur sekolah. Sementara itu, siswa kelas IV hingga kelas VI melaksanakan pembelajaran di lokasi yang berada di sebelah barat sekolah.
Selain kegiatan akademik, SDN Toket 3 juga tetap aktif mengikuti berbagai kegiatan di luar sekolah. Pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Proppo, SDN Toket 3 turut berpartisipasi dalam sejumlah perlombaan.
Sekolah tersebut mengirimkan dua regu dalam lomba gerak jalan, yaitu satu regu putra dan satu regu putri. Dalam kegiatan tersebut, regu putri SDN Toket 3 berhasil meraih Juara Harapan III.
“Alhamdulillah, kami dapat mengikuti kegiatan Agustusan tingkat Kecamatan Proppo dengan baik. Kami mengirimkan dua regu, satu putra dan satu putri. Regu putri berhasil memperoleh Juara Harapan III dalam lomba gerak jalan,” ungkap Moh. Zainul Ishak.
Tidak hanya itu, SDN Toket 3 saat ini juga tengah mempersiapkan siswa untuk mengikuti, Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI). Para siswa sedang menjalani proses latihan sebagai persiapan menghadapi kegiatan tersebut.
Moh. Zainul Ishak menegaskan bahwa seluruh program sekolah tetap berjalan dengan baik meskipun kondisi sekolah masih dalam tahap revitalisasi.
“Situasi dan kondisi sekolah memang sedang dalam proses pembangunan, tetapi seluruh program pendidikan tetap kami jalankan. Kami terus melatih dan mempersiapkan siswa agar dapat mengikuti berbagai kegiatan dengan baik,” jelasnya.
Pihaknya berharap
SDN Toket 3 dapat segera selesai program revitalisasi sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali dilaksanakan di gedung sekolah yang lebih layak dan nyaman.
Kemudian setelah revitalisasi selesai, semangat belajar para siswa semakin meningkat. Ia juga berharap dukungan masyarakat terus diberikan kepada dunia pendidikan, khususnya dalam memberikan motivasi kepada anak-anak.
“Para siswa semakin giat dan bersemangat dalam belajar. Kami juga berharap masyarakat terus memberikan motivasi kepada putra-putrinya agar tetap semangat dalam menuntut ilmu, terutama dengan suasana dan kondisi sekolah yang baru nantinya,” pungkasnya. (W.Dimas)

