Bupati Pamekasan: KDKMP di Pamekasan Sudah Beroperasi, Target 180 Unit Selesai Akhir Juli 2026

PAMEKASAN, lenzanasional.com Bupati Pamekasan Khalilur Rahman melaporkan progres signifikan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayahnya. Dari target 180 titik, sebanyak 140 unit atau 78% telah terealisasi.

Hal itu disampaikan Bupati saat Pamekasan dipercaya menjadi tuan rumah Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 tingkat Provinsi Jawa Timur, di Gedung Bakorwil IV Madura.

Bupati Pamekasan Khalilur Rahman Mengapresiasi kepada Pemprov Jatim dan Dekopinwil Jatim atas kepercayaan menunjuk Pamekasan sebagai tuan rumah.

“Alhamdulillah dari target 180 titik pembangunan KDKMP di Kabupaten Pamekasan, saat ini sudah terealisasi 78% atau sebanyak 140 unit. Sisa 40 unit lainnya sedang dalam proses penyelesaian dan kami targetkan tuntas akhir bulan ini,” ujar Bupati Pamekasan Selasa (21/7/26).

Menurutnya, KDKMP menjadi instrumen penting untuk menguatkan ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke tingkat bawah.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Menteri Koperasi RI dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Gubernur Khofifah dalam arahannya menegaskan peran strategis koperasi dan UMKM. “Pada triwulan I 2026, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur 5,96%. Sebesar 60% diantaranya ditopang oleh kontribusi sektor koperasi dan UMKM,” ungkapnya.

Gubernur juga mendorong seluruh koperasi untuk segera beradaptasi dengan tata kelola modern.

“Pemanfaatan ekosistem digital hingga Artificial Intelligence kini menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari,” tegas Khofifah.

Pada kesempatan tersebut diserahkan penghargaan Jerbasuki Mawa Beya Emas kepada Bupati Tuban atas capaian transaksi KDKMP tertinggi.

Rangkaian acara diawali dengan temu bisnis di Pendopo Ronggo Sukowati. Turut hadir Plt. Kakanwil Kemenkumham Jatim Raden Fajar Wijanarko, Pemimpin Wil. Bulog Jatim Sugeng Hardono, perwakilan OJK Jatim, BSI, Bank Mandiri, serta Ketua P4TM H. Kholilur Umam atau H. Her.

Bupati berharap, dengan ditunjuknya Pamekasan sebagai tuan rumah, semangat pengelolaan koperasi di Madura semakin profesional, akuntabel, dan berdaya saing demi kesejahteraan masyarakat Madura khususnya Pamekasan(W. Dimas)