IPSI Surabaya Turunkan Kekuatan Penuh di Kejurprov 2026 Demi Wujudkan Juara Umum

0 0

Surabaya – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Surabaya mematok target tinggi untuk mempertahankan gelar juara umum pada Kejurprov Jatim yang dimulai 17 Mei mendatang. Persiapan intensif melalui Puslatcab selama enam bulan telah mendongkrak performa fisik dan teknik atlet IPSI Kota Surabaya hingga lebih dari 50 persen.

Ketua IPSI Kota Surabaya, Bambang Haryo Soekartono, menjelaskan bahwa dari 28 atlet yang dikirim, sebanyak 24 orang merupakan wajah baru yang dipersiapkan sebagai lapis kedua. Strategi ini diambil sebagai langkah regenerasi demi menjaga kesinambungan prestasi silat di Kota Pahlawan.

“Ini memang fokus kami pada pengaderan, di mana mereka disiapkan sebagai lapis kedua untuk nantinya naik ke lapis pertama menuju ajang POPDA dan PORPROV,” ujar Bambang saat meninjau latihan atlet di Surabaya, Minggu (26/4/2026).

Kota Surabaya dipastikan turun dengan kekuatan penuh yang mencakup 12 kategori seni dan 16 kategori tanding. Pihaknya menargetkan minimal enam medali emas, meningkat dari capaian sebelumnya di Malang yang meraih lima emas.

“Jika mereka lolos di Kejurprov, mereka akan siap masuk ke Puslatda Provinsi untuk menghadapi Pra-PON dan PON,” tambah Bambang menekankan pentingnya jenjang prestasi atlet.

Pria yang juga anggota DPR RI ini menyebutkan bakal mengandalkan kontribusi besar atlet putri, terutama di nomor seni beregu dan tunggal putri yang tahun lalu menyapu bersih emas. Ia menilai peluang atlet putri untuk mendulang prestasi kembali sangat terbuka lebar.

“Kita juga memiliki atlet andalan seperti Mbak Sarah (Tria Monita) dari Surabaya yang merupakan seorang juara, jadi atlet putri memiliki peluang sangat besar,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris IPSI Surabaya, Faisal Ardianto, menambahkan bahwa pola latihan kini semakin diperketat dengan jadwal rutin empat kali seminggu. Dua minggu menjelang laga, para atlet akan menjalani program intensif di asrama (TC) dengan latihan dua kali sehari di KONI Jawa Timur.

“Target kami untuk menghadapi Kejurprov Dewasa pada bulan Mei mendatang adalah meraih lima medali emas,” ungkap Faisal.

Penentuan target tersebut merujuk pada evaluasi peraih medali di Porprov Malang 2025 yang kini diproyeksikan naik tingkat menjadi emas. Beberapa nomor unggulan meliputi kategori Regu Putri, Tunggal Putri, serta kategori tanding Kelas J, F, dan H.

“Kualitas tim lapis kedua tidak jauh berbeda dengan tim utama, dan kami optimis kemampuan mereka akan terus bertambah dengan intensitas latihan yang ada,” kata Faisal.

Ambisi besar ini juga diproyeksikan untuk target jangka panjang pada gelaran PON di NTB-NTT mendatang dengan target minimal 4 emas, 6 perak, dan 6 perunggu. Melalui manajemen atlet yang terstruktur, supremasi silat Surabaya diharapkan tetap tegak tak tergoyahkan.

Comments
Loading...

This site is protected by wp-copyrightpro.com