Surabaya – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) semakin mantap mengukuhkan diri sebagai salah satu pusat olahraga unggulan di Jawa Timur. Kesiapan kampus yang dikenal sebagai “Rumah Para Juara” itu mendapat apresiasi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur setelah melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah fasilitas olahraga yang akan digunakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim IX Tahun 2027, Kamis (4/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, tim KONI Jatim yang dipimpin Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil, meninjau berbagai sarana olahraga yang diproyeksikan menjadi arena pertandingan. Sedikitnya 20 cabang olahraga akan dipusatkan di kawasan kampus Unesa.
Berbagai venue yang dikunjungi meliputi kolam renang, Unesa Driving Range Golf, GOR Basket, GOR Pemuda, GOR Futsal, lapangan tenis, stadion atletik, lapangan hoki outdoor, lapangan padel, hingga GOR Bima. Selain arena pertandingan, tim juga memeriksa fasilitas penunjang seperti ruang ganti atlet, ruang perangkat pertandingan, tribun penonton, klinik kesehatan, kamar mandi, serta sejumlah ruang perkuliahan yang nantinya difungsikan sebagai ruang rapat dan pusat koordinasi kegiatan.
Hasil peninjauan menunjukkan sebagian besar fasilitas telah memenuhi standar yang dibutuhkan untuk pelaksanaan ajang olahraga multicabang terbesar di Jawa Timur tersebut. Bahkan, sejumlah sarana dinilai telah mengacu pada spesifikasi yang digunakan dalam kompetisi tingkat internasional.
Ketua KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, menyampaikan apresiasinya terhadap kesiapan yang ditunjukkan pihak Unesa. Menurutnya, fasilitas yang tersedia telah memenuhi kebutuhan penyelenggaraan Porprov dan hanya membutuhkan beberapa penyempurnaan minor.
“Secara standar sudah terpenuhi semua. Kami hanya akan memberikan catatan kecil untuk penyempurnaan. Komitmen Unesa luar biasa,” ujarnya.
Nabil menambahkan, konsep pemusatan venue di lingkungan kampus memberikan banyak keuntungan bagi penyelenggaraan. Selain mempermudah mobilitas atlet dan ofisial, model tersebut juga dinilai mampu menghemat biaya operasional serta memperlancar koordinasi selama kompetisi berlangsung.
Menurutnya, keberadaan berbagai fasilitas olahraga dalam satu kawasan akan menciptakan efisiensi yang signifikan, baik bagi panitia, kontingen peserta, maupun masyarakat yang akan menyaksikan pertandingan.
Sementara itu, Wakil Rektor IV Unesa, Prof. Dwi Cahyo Kartiko, menyatakan pihaknya menyambut positif hasil evaluasi yang dilakukan KONI Jatim. Ia menegaskan bahwa seluruh masukan yang diberikan akan menjadi bahan perbaikan untuk menyempurnakan kesiapan kampus sebagai salah satu sentra utama penyelenggaraan Porprov Jatim 2027.
“Kepercayaan ini sangat mahal. Kami siap memperbaiki segala masukan KONI. Harapannya, pusat kegiatan Porprov Jatim 2027 benar-benar terpusat di Unesa, sebagai bagian dari desentralisasi Porprov X di Surabaya,” tandasnya.
Dengan dukungan fasilitas yang lengkap serta pengalaman panjang dalam pembinaan olahraga prestasi, Unesa dipandang memiliki posisi strategis dalam mendukung suksesnya Porprov Jatim 2027. Ajang ini tidak hanya menjadi arena persaingan antardaerah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet menuju kompetisi nasional hingga internasional.
Kesiapan Unesa menjadi tuan rumah sekaligus pusat aktivitas Porprov Jatim 2027 diharapkan mampu menghadirkan penyelenggaraan yang lebih efektif, modern, dan berorientasi pada pengembangan prestasi olahraga Jawa Timur di masa depan.
