Surabaya – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur melakukan peninjauan langsung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di SMAN 2 Surabaya pada 29 Mei 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh tahapan penerimaan peserta didik baru berjalan sesuai ketentuan, transparan, tertib, dan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Kadisdik Jatim meninjau sejumlah layanan yang disediakan sekolah, mulai dari proses verifikasi data, pendampingan calon murid dan orang tua, hingga pemantauan sistem digital yang digunakan dalam pelaksanaan SPMB.
Monitoring lapangan menjadi langkah strategis untuk memastikan pelayanan publik di sektor pendidikan berlangsung secara optimal dan akuntabel.
Berdasarkan dokumentasi kegiatan, Kadisdik Jatim juga terlihat melakukan pengecekan langsung terhadap sistem informasi yang menampilkan data dan proses seleksi SPMB secara real time.
Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh mekanisme berjalan sesuai regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.
“Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berjalan optimal, tertib, transparan, dan sesuai ketentuan. Monitoring secara langsung diharapkan mampu mendukung layanan pendidikan yang adil serta memberikan kemudahan akses bagi masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Selain meninjau sistem, Kadisdik Jatim juga berdialog dengan panitia pelaksana serta masyarakat yang hadir di lokasi. Interaksi ini bertujuan untuk menyerap masukan dan mengetahui secara langsung berbagai kendala yang mungkin dihadapi selama proses pendaftaran berlangsung. Dengan demikian, perbaikan dan penyempurnaan layanan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
SMAN 2 Surabaya menjadi salah satu sekolah yang mendapat perhatian dalam pelaksanaan SPMB karena tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di sekolah tersebut.
Oleh karena itu, kesiapan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran proses penerimaan murid baru.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan SPMB 2026 agar berlangsung secara objektif, transparan, dan berkeadilan.
Pengawasan langsung di berbagai sekolah diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem penerimaan murid baru yang diterapkan.
Melalui monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap pelaksanaan SPMB dapat memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh calon murid untuk memperoleh akses pendidikan berkualitas, sekaligus mendukung terwujudnya layanan pendidikan yang profesional, modern, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
