SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut langsung kontingen Jawa Timur yang sukses mempertahankan gelar Juara Umum Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Nasional 2026. Penyambutan berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (1/8/2026), sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang kembali ditorehkan para siswa vokasi Jawa Timur.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian istimewa karena Jawa Timur mampu meraih gelar juara umum empat kali berturut-turut. Capaian ini sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu barometer pendidikan vokasi di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Khofifah menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pembimbing, kepala sekolah, serta Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen hingga mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Menurutnya, prestasi yang diraih para siswa merupakan bukti bahwa pendidikan vokasi di Jawa Timur terus berkembang dan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, kompeten, serta siap menghadapi kebutuhan dunia kerja maupun industri.
Penyambutan di Grahadi juga menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada para siswa berprestasi yang telah mengharumkan nama Jawa Timur melalui ajang kompetensi keterampilan terbesar bagi siswa SMK tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menegaskan bahwa keberhasilan mempertahankan gelar juara umum merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, guru, dunia usaha, dan dunia industri dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.
“Prestasi ini bukan sekadar mempertahankan gelar juara, tetapi menjadi bukti bahwa pembinaan pendidikan vokasi di Jawa Timur berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. Ke depan, kami akan terus memperkuat kompetensi siswa agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Aries.
Ia menambahkan, LKS Dikmen menjadi ajang strategis untuk mengukur kompetensi siswa sekaligus memperlihatkan kualitas pendidikan vokasi di setiap daerah. Karena itu, pembinaan talenta akan terus diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
Keberhasilan Jawa Timur meraih juara umum empat kali berturut-turut dinilai sebagai indikator kuat bahwa pembelajaran berbasis kompetensi yang diterapkan di SMK semakin mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh satuan pendidikan untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran, inovasi, dan pengembangan keterampilan peserta didik.
Dengan prestasi yang kembali diraih pada LKS Dikmen Tingkat Nasional 2026, Jawa Timur semakin menegaskan diri sebagai provinsi yang konsisten melahirkan talenta-talenta vokasi unggul serta menjadi rujukan pengembangan pendidikan vokasi nasional.
