SURABAYA – Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, meninjau langsung pelaksanaan Pengembangan Kompetensi Vokasi Berbasis Teknologi Informasi (IT) dan Uji Kompetensi Guru SMA/SMK/PK-PLK Tahun 2026 di UPT Pengembangan Teknis Keterampilan dan Kejuruan (UPT PTKK), Surabaya, Sabtu (25/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Dinas Pendidikan Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik vokasi, agar mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia usaha maupun dunia industri (DUDI).
Dalam kesempatan itu, Aries Agung Paewai meninjau secara langsung proses pelatihan berbasis teknologi informasi yang diikuti para guru. Ia juga berdialog dengan peserta dan instruktur guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai tujuan, yakni meningkatkan kompetensi guru dalam menghadirkan pembelajaran vokasi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa transformasi pendidikan vokasi harus dimulai dari peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Menurutnya, guru menjadi kunci utama dalam mencetak lulusan yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri.
“Pengembangan kompetensi guru berbasis teknologi informasi merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan vokasi di Jawa Timur. Guru harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sehingga dapat menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Aries.
Ia menjelaskan, pelaksanaan uji kompetensi dan pelatihan tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan teknis guru, tetapi juga mendorong profesionalisme tenaga pendidik dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari proses pembelajaran.
“Melalui program ini kami ingin memastikan bahwa guru SMA, SMK, maupun PK-PLK memiliki kompetensi yang terus berkembang. Dengan demikian, lulusan pendidikan vokasi di Jawa Timur akan semakin kompetitif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan industri masa depan,” tambahnya.
Aries juga menekankan bahwa penguatan kompetensi guru menjadi salah satu strategi Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mendukung terciptanya pendidikan yang unggul dan berdaya saing, sejalan dengan kebutuhan transformasi digital di berbagai sektor.
Pelaksanaan Pengembangan Kompetensi Vokasi Berbasis IT di UPT PTKK dirancang agar para peserta memperoleh pengalaman belajar yang aplikatif melalui pemanfaatan perangkat teknologi dan metode pembelajaran berbasis digital. Selain itu, uji kompetensi menjadi instrumen untuk mengukur sekaligus memastikan standar kemampuan tenaga pendidik sesuai dengan perkembangan kurikulum dan kebutuhan industri.
Program ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dengan dunia usaha dan dunia industri, sehingga proses pembelajaran di sekolah kejuruan semakin selaras dengan kebutuhan lapangan kerja.
Melalui penguatan kompetensi guru secara berkelanjutan, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur optimistis kualitas pendidikan vokasi akan terus meningkat. Langkah tersebut diharapkan mampu mencetak lulusan yang memiliki daya saing tinggi, menguasai teknologi, serta siap berkontribusi dalam mendukung pembangunan ekonomi dan industri di Jawa Timur maupun tingkat nasional.
