Kadindik Jatim Bersama Ketua Kwarda Tinjau Kontingen Jawa Timur di Jambore Nasional Pramuka 2026

JAKARTA — Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai bersama Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur meninjau langsung kontingen Jawa Timur yang mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) Pramuka 2026 di Jakarta, Senin (18/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus motivasi bagi para peserta didik dan anggota Pramuka Jawa Timur yang mengikuti rangkaian kegiatan Jamnas. Dalam kesempatan itu, Aries Agung Paewai berinteraksi dengan para peserta dan memberikan semangat agar mereka memanfaatkan momentum Jamnas sebagai ruang belajar, membangun kemandirian, serta memperluas pengalaman.

Aries menegaskan, Jambore Nasional bukan sekadar kegiatan perkemahan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter generasi muda melalui pengalaman langsung, kebersamaan, dan berbagai aktivitas kepanduan.

“Jambore Nasional bukan sekadar perkemahan, tetapi ruang bagi generasi muda untuk belajar mandiri, membangun persaudaraan, dan menumbuhkan karakter serta semangat kebangsaan,” ujar Aries Agung Paewai.

Ia menilai kegiatan Pramuka memiliki peran strategis dalam mendukung pendidikan karakter. Berbagai aktivitas yang dilakukan selama jambore, mulai dari kegiatan kelompok, interaksi antarpeserta dari berbagai daerah, hingga aktivitas yang berkaitan dengan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, dinilai mampu memberikan pengalaman positif bagi peserta.

Menurut Aries, generasi muda tidak cukup hanya dibekali kemampuan akademik. Mereka juga perlu memiliki karakter kuat, kemampuan bekerja sama, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat kebangsaan.

Karena itu, keikutsertaan kontingen Jawa Timur dalam Jamnas Pramuka 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang untuk mengikuti berbagai kegiatan, tetapi juga kesempatan bagi para peserta untuk membawa pengalaman tersebut ke lingkungan sekolah dan masyarakat.

“Anak-anak harus mendapatkan pengalaman sebanyak mungkin. Mereka belajar bagaimana hidup bersama, saling menghargai, bekerja sama, bertanggung jawab, dan menjadi pribadi yang mandiri,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Aries juga terlihat berdialog dengan para peserta kontingen Jawa Timur. Suasana berlangsung hangat dan penuh semangat. Para peserta tampak antusias menyambut kehadiran jajaran pembina dan pimpinan Gerakan Pramuka Jawa Timur.

Selain memberikan motivasi, kunjungan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk melihat secara langsung kondisi dan aktivitas kontingen Jawa Timur selama mengikuti Jamnas. Pendampingan ini diharapkan membuat para peserta semakin percaya diri dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Jamnas Pramuka 2026 sendiri menjadi ruang pertemuan bagi anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta mendapatkan kesempatan untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, serta mengikuti berbagai aktivitas yang mendorong keterampilan, kreativitas, kepemimpinan dan kepedulian sosial.

Dalam kegiatan yang juga mengangkat semangat pembangunan berkelanjutan tersebut, peserta dikenalkan dengan berbagai isu dan praktik yang berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Hal ini sejalan dengan kebutuhan generasi muda untuk memahami tantangan pembangunan sekaligus mengambil peran dalam menciptakan lingkungan dan masyarakat yang lebih baik.

Aries berharap para peserta dari Jawa Timur dapat mengikuti seluruh kegiatan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Ia juga mengingatkan agar pengalaman selama Jamnas menjadi bekal berharga ketika para peserta kembali ke daerah masing-masing.

“Jadikan Jambore Nasional ini sebagai pengalaman yang berharga. Bangun persaudaraan, jaga nama baik Jawa Timur, dan tunjukkan bahwa generasi muda Jawa Timur memiliki karakter, semangat kebangsaan, serta kepedulian terhadap masa depan bangsa,” pungkasnya.

Kehadiran Kadindik Jatim bersama pimpinan Kwarda Jawa Timur di tengah kontingen juga menjadi bentuk komitmen untuk terus memperkuat pendidikan karakter melalui kegiatan kepanduan. Pramuka diharapkan tetap menjadi salah satu wadah strategis dalam membentuk generasi muda yang mandiri, berintegritas, mampu bekerja sama, dan siap menghadapi tantangan masa depan.