Kadindik Jatim Berikan Apresiasi kepada Pemenang Lomba Implementasi Budaya Industri 5S PBD 2026

Blitar, 22 April 2026 – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para pemenang lomba implementasi budaya industri 5S dalam rangkaian kegiatan Program Penguatan Budaya Industri (PBD) 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Jawa Timur, khususnya dalam membangun budaya kerja industri di lingkungan sekolah menengah kejuruan.

Dalam sambutannya, Aries Agung Paewai menegaskan bahwa penerapan budaya industri 5S—yakni Seiri (Ringkas), Seiton (Rapi), Seiso (Resik), Seiketsu (Rawat), dan Shitsuke (Rajin)—merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter disiplin, meningkatkan efisiensi kerja, serta menciptakan lingkungan belajar yang produktif.

Ia menyampaikan bahwa budaya 5S tidak hanya menjadi standar di dunia industri, tetapi juga harus ditanamkan sejak dini kepada peserta didik agar mereka siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Menurutnya, keberhasilan sekolah dalam menerapkan budaya industri merupakan indikator kesiapan lembaga pendidikan dalam mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap kebutuhan industri modern.

Ajang lomba implementasi budaya industri 5S ini diikuti oleh berbagai sekolah yang telah menjalankan program budaya kerja industri secara konsisten. Penilaian dilakukan berdasarkan tingkat penerapan, inovasi, keberlanjutan program, serta dampaknya terhadap budaya sekolah.

Para pemenang menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen mereka dalam mengembangkan budaya industri di satuan pendidikan masing-masing.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk terus berinovasi dan memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dengan dunia usaha dan dunia industri.

Melalui Program PBD 2026, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur berkomitmen untuk terus mendorong transformasi pendidikan vokasi agar semakin relevan dengan kebutuhan masa depan.