Jawa Timur, 2026 – Lomba Implementasi Budaya Industri 5S dalam rangka Program Penguatan Budaya Industri (PBD) 2026 menjadi momentum strategis dalam membangun budaya kerja profesional di lingkungan pendidikan vokasi.
Kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai budaya industri kepada peserta didik sejak dini melalui penerapan konsep 5S, yaitu Seiri (Ringkas), Seiton (Rapi), Seiso (Resik), Seiketsu (Rawat), dan Shitsuke (Rajin).
Konsep tersebut merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang tertata, efisien, bersih, dan disiplin—selaras dengan standar dunia kerja modern.
Lomba ini diikuti oleh berbagai sekolah yang telah menerapkan budaya industri secara konsisten dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari. Penilaian difokuskan pada implementasi nyata, inovasi program, keberlanjutan praktik, serta dampaknya terhadap pembentukan karakter siswa.
Melalui kompetisi ini, sekolah tidak hanya berlomba menjadi yang terbaik, tetapi juga memperkuat komitmen untuk menjadikan budaya industri sebagai bagian dari identitas lembaga pendidikan.
Program ini juga menjadi sarana evaluasi sekaligus inspirasi bagi sekolah lain untuk mengadopsi praktik-praktik unggul dalam pengelolaan lingkungan belajar berbasis industri.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui sektor pendidikan vokasi terus mendorong transformasi sekolah agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Dengan adanya Lomba 5S PBD 2026, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki etos kerja, kedisiplinan, dan karakter unggul untuk menghadapi tantangan masa depan.

