Pengprov PTMSI Jawa Timur Tunjuk Samsurin sebagai Ketua Caretaker PTMSI Surabaya

Surabaya – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jawa Timur resmi menunjuk Samsurin sebagai Ketua Caretaker PTMSI Kota Surabaya. Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Nomor 31/PTMSI-JATIM/VII/2026 tentang Penunjukan Caretaker PTMSI Kota Surabaya yang diterbitkan pada 3 Juli 2026.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa penunjukan dilakukan seiring berakhirnya masa bakti kepengurusan PTMSI Kota Surabaya, sekaligus untuk menjaga tertib administrasi dan keberlangsungan program kerja organisasi, khususnya dalam mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub).

Pengprov PTMSI Jawa Timur memberikan mandat kepada Samsurin untuk menjalankan roda organisasi PTMSI Kota Surabaya serta mempersiapkan pelaksanaan Muskotlub guna memilih kepengurusan definitif periode berikutnya. Masa berlaku surat penunjukan tersebut hingga 3 September 2026.

Saat dikonfirmasi, Samsurin membenarkan penunjukan dirinya sebagai Ketua Caretaker PTMSI Kota Surabaya.

“Oh iya benar. Ada banyak hal yang harus kita siapkan dan insyaAllah kami akan bekerja cepat agar atlet dan pelatih PTMSI bisa segera mengejar ketertinggalannya. Jangan sampai mereka terhambat karena regulasi organisasi yang belum dijalankan, apalagi menjelang Porprov tahun depan,” ujar Samsurin.

Menurutnya, langkah pertama yang akan dilakukan adalah melakukan konsolidasi organisasi dengan seluruh klub atau Persatuan Tenis Meja (PTM) yang menjadi anggota PTMSI Kota Surabaya.

Ia mengungkapkan, saat ini terdapat lebih dari sembilan PTM di Surabaya yang telah diverifikasi dan aktif melakukan pembinaan atlet secara berjenjang. Seluruh klub tersebut akan dikunjungi untuk menyosialisasikan tahapan pelaksanaan Muskotlub.

“Kami akan melakukan konsolidasi keanggotaan klub. Seluruh PTM yang sudah terverifikasi akan kami kunjungi agar pelaksanaan Muskot benar-benar dihadiri oleh utusan yang sah dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” katanya.

Selain konsolidasi organisasi, Samsurin memastikan dalam pekan ini pihaknya segera membentuk Panitia Penjaringan Calon Ketua Umum PTMSI Kota Surabaya.

Panitia nantinya bertugas melakukan verifikasi terhadap bakal calon sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PTMSI, sehingga seluruh proses pemilihan berjalan transparan dan sesuai regulasi organisasi.

Tahap berikutnya adalah menggelar Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) yang memiliki agenda utama memilih Ketua Pengurus Cabang PTMSI Kota Surabaya untuk periode selanjutnya.

Samsurin berharap Muskotlub dapat menghasilkan pemimpin yang memiliki dedikasi tinggi serta mampu membawa organisasi kembali fokus pada pembinaan prestasi.

“Kami berharap melalui Muskot Luar Biasa nanti terpilih ketua yang memiliki dedikasi dan tanggung jawab terhadap organisasi. Mudah-mudahan PTMSI ke depan mampu memberikan kontribusi prestasi yang lebih besar bagi Kota Surabaya,” pungkasnya.