SRC 2026 Diikuti 350 Atlet, POSSI Surabaya Perkuat Pembinaan Menuju Porprov Jatim 2027

SURABAYA — Kejuaraan Selam Surabaya Rising Champion (SRC) 2026 menjadi salah satu upaya memperkuat pembinaan dan regenerasi atlet selam di Jawa Timur. Selain menjadi arena kompetisi, kejuaraan ini dimanfaatkan untuk mengembangkan bakat atlet sejak usia dini sekaligus mempersiapkan kontingen Surabaya menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

Digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya di Kolam Renang Jala Krida Tirta, Sabtu (17/10/2026), SRC 2026 diikuti 350 atlet dari 27 klub se-Jawa Timur. Kompetisi yang berlangsung hingga Minggu (18/10/2026) itu mempertandingkan 110 nomor.

Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Pemkot Surabaya sekaligus Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Surabaya, Dedik Irianto, mengatakan penyelenggaraan kejuaraan ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas atlet.

Keterlibatan peserta dari berbagai kelompok usia, termasuk tingkat sekolah dasar, menjadi bagian dari upaya memperluas pembinaan sekaligus membuka ruang bagi munculnya atlet-atlet potensial.

“Kejuaraan ini turut melibatkan atlet tingkat sekolah dasar sebagai upaya mendorong pembinaan dan pengembangan bakat sejak dini. Sebanyak 110 nomor pertandingan diperlombakan dengan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Bagi Surabaya, kompetisi ini juga menjadi ajang simulasi Porprov Jawa Timur 2027 untuk mengevaluasi kemampuan atlet sekaligus mengukur kesiapan mereka menghadapi kompetisi mendatang,” kata Dedik.

Kompetisi tersebut diikuti atlet dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, Tuban, Tulungagung, Kediri, Malang, Kota Batu, Mojokerto, Banyuwangi, dan sejumlah daerah lainnya di Jawa Timur.

Persaingan antardaerah diharapkan dapat memberikan pengalaman bertanding yang lebih luas bagi atlet. Melalui kompetisi semacam ini, atlet berkesempatan mengukur kemampuan, memperbaiki catatan waktu, dan meningkatkan kesiapan menghadapi kejuaraan dengan tingkat persaingan lebih tinggi.

Hasil Kompetisi Jadi Dasar Evaluasi Atlet

Bagi POSSI Surabaya, SRC 2026 juga berfungsi sebagai sarana evaluasi terhadap hasil pembinaan yang telah berjalan. Tim pelatih dapat melihat perkembangan performa atlet sekaligus membandingkan kemampuan mereka dengan pesaing dari daerah lain.

Dedik menyebut pembinaan tidak hanya dilakukan melalui satu kejuaraan. Atlet selam Surabaya sebelumnya juga mengikuti sejumlah kompetisi, termasuk Piala Wali Kota pada Juli 2026.

“Melalui sejumlah kompetisi yang diikuti secara berkala, termasuk Piala Wali Kota pada Juli lalu, pembinaan terus dilakukan untuk meningkatkan kesiapan atlet menghadapi Porprov. Selain mengasah kemampuan, kejuaraan juga membantu atlet mengukur perkembangan performa dan membaca kekuatan lawan,” ujarnya.

Rangkaian kompetisi tersebut menjadi bagian dari persiapan Surabaya untuk meningkatkan capaian pada Porprov Jatim 2027. Pada penyelenggaraan sebelumnya, cabor selam Surabaya berhasil mengoleksi 20 medali.

Untuk kompetisi mendatang, POSSI Surabaya membidik peningkatan perolehan menjadi 25 medali. Target tersebut akan diupayakan melalui evaluasi performa, penguatan program latihan, dan seleksi atlet berdasarkan indikator yang telah ditentukan.

Tim pelatih nantinya menyeleksi atlet berdasarkan catatan waktu terbaik dan pencapaian limit. Sebanyak 20 atlet yang terdiri atas 10 putra dan 10 putri direncanakan mengikuti program pemusatan latihan (Puslat) setelah proses evaluasi selesai.

Seleksi ini diharapkan menghasilkan komposisi atlet yang kompetitif dan siap menjalani program persiapan menuju Porprov.

Dorong Atlet Berprestasi dan Berkarakter

Di samping peningkatan kemampuan teknis, POSSI Surabaya juga menekankan pentingnya pembentukan karakter atlet. Disiplin, sportivitas, dan sikap profesional menjadi aspek yang harus berjalan seiring dengan pencapaian prestasi.

Dedik mengingatkan bahwa status Surabaya sebagai tuan rumah Porprov Jatim 2027 menjadi motivasi tambahan bagi atlet untuk mempersiapkan diri secara maksimal.

“Para atlet selam Surabaya harus tetap menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap kompetisi. Terlebih, Surabaya akan menjadi tuan rumah Porprov mendatang. Kami berharap atlet tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menunjukkan kedisiplinan dan sikap profesional selama bertanding,” imbaunya.

Sementara itu, Ketua SRC 2026, Rahmad Haidar Pasha, berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi sarana pengembangan potensi atlet sekaligus memperkuat ekosistem olahraga selam di Jawa Timur.

“Semoga event yang kita selenggarakan ini menjadi tempat berkembangnya para atlet di Jawa Timur sekaligus menjadi landasan awal untuk kemajuan ke depan. Selamat bertanding dan tetap semangat dalam perlombaan hari ini maupun besok,” pungkasnya.

Penyelenggaraan SRC 2026 diharapkan dapat mempertemukan proses pembinaan dengan kebutuhan kompetisi. Dengan semakin banyaknya kesempatan bertanding dan evaluasi yang terukur, atlet selam di Jawa Timur diharapkan memiliki ruang lebih luas untuk berkembang, sementara Surabaya dapat mempersiapkan kontingen yang lebih kompetitif menuju Porprov Jatim 2027.