Juara Umum Kejurprov Porbikawa Jatim 2026, Karateka Surabaya Bidik Prestasi Internasional

SURABAYA – Pengkot Porbikawa Surabaya langsung mengalihkan fokus ke kejuaraan internasional setelah sukses meraih gelar juara umum Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Porbikawa Jawa Timur 2026. Sejumlah atlet karate dipersiapkan untuk menghadapi dua agenda internasional, yakni Unesa Rector Cup III 2026 di Surabaya dan BMI Rakashima International Karate Championship Series 3 di Semarang pada awal 2027.

Prestasi tersebut diraih setelah atlet karate Porbikawa Surabaya mengoleksi 21 medali emas, 19 perak, dan 18 perunggu dalam Kejurprov Porbikawa Jatim 2026 yang berlangsung di Gelanggang Remaja Surabaya, Minggu (11/10/2026).

Mojokerto menempati posisi kedua dengan raihan tujuh emas, enam perak, dan tiga perunggu. Sementara itu, Malang berada di peringkat ketiga dengan empat emas, enam perak, dan delapan perunggu. Adapun Sidoarjo meraih satu medali perak.

Ketua Pengkot Porbikawa Surabaya, Susy Honest, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan di level internasional. Pengurus bersama tim pelatih kini mulai mempersiapkan atlet agar dapat tampil maksimal dalam dua kejuaraan yang telah masuk agenda pembinaan.

“Kami harus mempersiapkan para atlet untuk turun di event internasional. Kami bersama pengurus Porbikawa Jatim dan provinsi lainnya siap turun di event internasional,” kata Susy Honest saat dihubungi melalui telepon seluler, Senin (12/10/2026).

Kejuaraan pertama yang menjadi sasaran adalah Unesa Rector Cup III International Karate Championship 2026, yang dijadwalkan berlangsung di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada November 2026.

Selanjutnya, atlet Porbikawa Surabaya juga dipersiapkan mengikuti Kejuaraan Karate Piala Kemenpora RI – BMI Rakashima International Karate Championship Series 3 di GOR Jatidiri, Semarang, pada 30–31 Januari 2027.

Menurut Susy, keikutsertaan dalam kejuaraan internasional bukan semata-mata untuk mengejar medali. Pengalaman bertanding menghadapi atlet dari berbagai daerah maupun negara juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kemampuan dan mental bertanding para karateka.

Selain itu, prestasi olahraga dapat membuka peluang bagi atlet untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur prestasi atau jalur prestasi (Japres).

“Anak-anak kami ini kan perlu untuk Japres. Nah, kalau dia bertanding di level internasional, otomatis poinnya lebih tinggi. Jadi, kami selalu ikut pertandingan yang ada internasionalnya,” ujarnya.

Karena itu, persiapan menghadapi dua kejuaraan tersebut akan menjadi perhatian pengurus dan pelatih. Para atlet diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan bertanding di level internasional untuk meningkatkan prestasi sekaligus memperkuat rekam jejak mereka di bidang olahraga.

Program Latihan Jadi Kunci Juara Umum

Susy juga mengungkapkan, keberhasilan Porbikawa Surabaya meraih gelar juara umum Kejurprov Porbikawa Jatim 2026 tidak terlepas dari program latihan yang dijalankan secara teratur.

Selama ini, para atlet menjalani latihan empat kali dalam sepekan di Dojo Utama Porbikawa Surabaya yang berada di kawasan Ngagel. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan penguasaan teknik, kondisi fisik, serta kesiapan atlet menghadapi pertandingan.

Meski demikian, pengurus tetap memberikan fleksibilitas bagi atlet yang mengalami kendala untuk mengikuti latihan di dojo, terutama mereka yang memiliki keterbatasan waktu karena kegiatan sekolah.

“Kalau ada atlet yang tidak bisa latihan di dojo, kami akan kirim pelatih ke sekolah mereka. Selain latihan teknik, kami juga melatih fisik atlet di Lapangan Jatim Seger,” jelas Susy.

Pola pembinaan tersebut menjadi salah satu upaya Porbikawa Surabaya menjaga konsistensi latihan sekaligus memastikan para atlet tetap mendapatkan pendampingan dari pelatih.

Dengan bekal prestasi di tingkat provinsi dan program latihan yang berkelanjutan, Porbikawa Surabaya berharap para karateka mampu mempertahankan performa saat tampil di Unesa Rector Cup III International Karate Championship 2026 dan BMI Rakashima International Karate Championship Series 3 pada 2027.

Ke depan, keberhasilan di Kejurprov Porbikawa Jatim 2026 diharapkan tidak hanya menjadi pencapaian sesaat, tetapi juga menjadi pijakan untuk meningkatkan daya saing atlet karate Surabaya di tingkat nasional dan internasional.