Kadindik Jatim Teken PKS dengan BKKBN, Perkuat Sinergi Wujudkan Generasi Emas 2045

Surabaya – Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur resmi menjalin kerja sama strategis dengan Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam mengintegrasikan program pendidikan dengan pembangunan kependudukan, keluarga, serta kesehatan remaja guna mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Penandatanganan PKS tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, bersama perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur. Kesepakatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun karakter peserta didik sekaligus meningkatkan kualitas generasi muda di Jawa Timur.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi akademik, tetapi juga harus membentuk karakter, kesehatan, dan kesiapan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan bahwa satuan pendidikan di Jawa Timur menjadi ruang yang tidak hanya menghasilkan peserta didik berprestasi, tetapi juga memiliki pemahaman yang baik mengenai kependudukan, pembangunan keluarga, kesehatan remaja, serta penguatan karakter. Hal ini merupakan bagian dari upaya bersama menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045,” ujar Aries.

Menurutnya, kolaborasi dengan BKKBN akan memperkuat implementasi berbagai program edukasi di sekolah, mulai dari penyuluhan kesehatan reproduksi remaja, pencegahan pernikahan usia dini, penguatan pendidikan karakter, hingga peningkatan literasi keluarga.

Aries menegaskan, tantangan pembangunan SDM ke depan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan instansi terkait menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

“Keberhasilan membangun SDM tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi yang kuat agar seluruh program berjalan selaras dan memberikan dampak nyata bagi peserta didik maupun masyarakat. Kami optimistis kerja sama ini akan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Timur,” katanya.

Melalui PKS tersebut, kedua institusi akan mengembangkan berbagai program bersama yang diintegrasikan ke dalam lingkungan pendidikan. Program-program tersebut meliputi edukasi kependudukan, pembangunan keluarga, kesehatan remaja, hingga pembentukan karakter peserta didik sebagai bagian dari penguatan profil pelajar yang unggul.

Selain memperluas akses informasi bagi peserta didik, kerja sama ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya perencanaan masa depan, kesehatan, serta pembangunan keluarga yang berkualitas.

Dengan terjalinnya sinergi antara Dinas Pendidikan Jawa Timur dan BKKBN Provinsi Jawa Timur, pemerintah optimistis upaya menciptakan generasi muda yang berkualitas, produktif, dan berdaya saing global dapat terwujud. Kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan sebagai fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045.