Atlet Tenis Meja Qotrun Nada Siswi MAN 1 Pamekasan Terpilih Jadi Paskibraka 2026

PAMEKASAN, lenzanasional.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan MAN 1 Pamekasan. Salah satu siswinya terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka / Paskibraka Kabupaten Pamekasan Tahun 2026.

Qotrun Nada, siswi kelas XI E yang kini berusia 16 tahun, merupakan putri dari pasangan Bapak Hasib dan ibu Dewi Heny Arifah, warga Desa Palengaan laok, Kecamatan Palengaan, kabupaten Pamekasan. Bapak Hasib diketahui merupakan Jurnalis di Media Harian Nasional / Harnasnews.com, Rabu 19/8/2026.

Proses panjang harus dilalui Qotrun Nada untuk bisa sampai ke titik ini. Ratusan pelajar se-Kabupaten Pamekasan mengikuti seleksi, dan ia berhasil lolos hingga tahap akhir.

Qotrun Nada mengungkapkan rasa syukurnya saat dinyatakan lolos. “Alhamdulillah, rasanya haru, bangga, dan bersyukur kepada Allah SWT. Bisa menjadi bagian dari Paskibraka 2026 adalah sebuah amanah besar bagi saya,” ungkapnya.

Selama satu bulan menjalani pemusatan latihan, berbagai tantangan ia hadapi. “Tantangan paling berat ada di fisik. Cuaca panas, latihan yang melelahkan, sampai kulit menjadi belang. Tapi semua itu kami jalani dengan ikhlas demi mengibarkan Sang Merah Putih,” tuturnya.

Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan orang tua. “Yang paling mendukung saya dari awal sampai akhir adalah Ayah dan Bunda,” katanya.

Selain itu Qotrun Nada lebih Akrab di panggil Nada juga Atlet Tenis Meja Juara porseni tingkat kabupaten Mulai semenjak duduk di bangku Madarasayah Ibtidaiyeh (MI) samapai Madrasah Tasyanawiyah (MTs) Akhirnya masuk di Madrasah Aliyah Negeri (MAN 1 Pamekasan menorehkan juara 3 Indonesia Pingpong league (IPL) di Tingkat Jawa Timur

Hasib, selaku ayah, menyampaikan rasa bangganya kepada awak media. “Saya sangat bangga dan terharu. Menjadi Paskibraka itu tidak mudah. Butuh disiplin, mental, dan tanggung jawab besar. Harapan kami, semoga anak kami dapat menjalankan amanah ini dengan baik dan membawa nama baik keluarga, sekolah, serta Kabupaten Pamekasan,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada putrinya:

“Nak, tetap semangat dan percaya pada diri sendiri. Jangan takut lelah dan jangan takut gagal. Karena setiap usaha tidak akan mengkhianati hasil. Ayah dan Bunda akan selalu mendukungmu hingga meraih kesuksesan.”katanya.

Di akhir, Qotrun Nada berpesan kepada adik-adik kelasnya.

“Bagi adik-adik yang ingin menjadi Paskibraka, jangan takut untuk mencoba. Banyak pengalaman dan pelajaran berharga yang akan didapatkan,” pungkasnya (W. Dimas )