SURABAYA – Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur terus memperkuat pembinaan talenta peserta didik berprestasi untuk menghadapi kompetisi tingkat nasional. Salah satunya dilakukan melalui Training Center Olimpiade Sains Nasional (OSN) Jawa Timur yang diikuti 74 finalis sebagai persiapan menuju pentas nasional.
Kegiatan Training Center tersebut berlangsung pada 2–5 September 2026. Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai memberikan pembinaan secara langsung kepada para finalis OSN Jawa Timur.
Pembinaan ini menjadi bagian dari komitmen Dindik Jatim dalam mengawal peserta didik berprestasi sejak proses seleksi di tingkat kabupaten/kota, seleksi tingkat provinsi, hingga persiapan menghadapi kompetisi di tingkat nasional.
Aries menekankan bahwa keberhasilan dalam kompetisi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik. Para finalis juga perlu memiliki mental juara, kedisiplinan, kepercayaan diri, integritas, serta kesiapan menghadapi berbagai karakter soal dalam kompetisi nasional.
“Semangat terus, anak-anakku sekalian. Belajar lebih keras untuk meraih prestasi yang kalian impikan. Karena di belakang kalian ada nama sekolah, daerah, orang tua, dan kini nama Jawa Timur yang harus kalian harumkan melalui prestasi,” pesan Aries kepada para finalis.
Menurutnya, keberadaan 74 finalis OSN tersebut merupakan aset penting bagi Jawa Timur dalam membangun generasi unggul. Karena itu, pembinaan dilakukan secara lebih intensif agar kemampuan yang telah dimiliki peserta dapat semakin berkembang dan mampu bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Training Center OSN menjadi ruang bagi peserta untuk memperdalam penguasaan materi sekaligus meningkatkan keterampilan yang dibutuhkan dalam menghadapi kompetisi. Selain aspek akademik, peserta juga mendapatkan penguatan dari sisi kesiapan mental dan strategi menghadapi perlombaan.
Pendekatan tersebut dinilai penting karena kompetisi tingkat nasional memiliki tingkat persaingan yang lebih tinggi. Para peserta dituntut tidak hanya memahami materi secara mendalam, tetapi juga mampu berpikir kritis, teliti, cepat mengambil keputusan, dan tetap fokus ketika menghadapi tekanan selama perlombaan.
Dindik Jatim juga menempatkan guru pembina sebagai bagian penting dalam proses pengembangan prestasi peserta didik. Dukungan dan pendampingan yang berkelanjutan diharapkan mampu menjaga konsistensi proses belajar para finalis hingga pelaksanaan OSN tingkat nasional.
Bagi para peserta, kesempatan mengikuti Training Center bukan sekadar persiapan untuk meraih medali. Mereka juga membawa tanggung jawab untuk mewakili sekolah dan daerah sekaligus membawa nama Jawa Timur di tingkat nasional.
Semangat tersebut menjadi salah satu pesan utama dalam pembinaan yang diberikan Dindik Jatim. Setiap peserta diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjadikan pengalaman mengikuti OSN sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan pengembangan potensi diri.
Dindik Jatim berharap pembinaan yang dilakukan secara terarah dapat meningkatkan kesiapan 74 finalis dalam menghadapi tahapan kompetisi berikutnya. Dengan persiapan akademik, keterampilan, dan mental yang semakin matang, para peserta diharapkan mampu memberikan prestasi terbaik bagi Jawa Timur.
Program pembinaan talenta tersebut sekaligus menunjukkan perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap pengembangan potensi peserta didik. Penguatan prestasi akademik menjadi salah satu bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui Training Center OSN, Dindik Jatim ingin memastikan para finalis tidak berjalan sendiri. Mereka mendapat dukungan dari guru pembina dan insan pendidikan agar mampu menghadapi kompetisi dengan persiapan yang optimal.
Dengan bekal tersebut, 74 finalis OSN Jawa Timur kini dipersiapkan untuk tampil maksimal di tingkat nasional. Prestasi yang nantinya diraih diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama baik sekolah, daerah, orang tua, dan Jawa Timur..

