Haornas 2026, Pemprov Jatim Apresiasi Insan dan Badan Usaha yang Dorong Kemajuan Olahraga

SURABAYA — Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan apresiasi kepada sejumlah insan olahraga, klub, hingga badan usaha yang dinilai berkontribusi terhadap pembinaan dan pengembangan olahraga di Jawa Timur.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026 yang dipusatkan di Kampus C Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Minggu (20/9/2026) malam.

Penghargaan diserahkan langsung Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak kepada para penerima dari berbagai kategori. Momentum tersebut menjadi bentuk penghargaan Pemprov Jatim terhadap mereka yang selama ini ikut mendorong prestasi olahraga sekaligus mengembangkan budaya olahraga di tengah masyarakat.

Haornas tahun ini mengangkat tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar”. Pemprov Jatim menerjemahkan tema tersebut melalui dua semangat utama, yakni Jatim Berprestasi dan Jatim Sportif.

Sejumlah nama yang menerima penghargaan berasal dari berbagai latar belakang olahraga. Di antaranya mantan karateka nasional Umar Syarief yang meraih penghargaan kategori Purna Atlet Berprestasi. Umar tercatat sebagai peraih 12 medali emas SEA Games selama kariernya sebagai atlet.

Penghargaan atlet berprestasi diberikan kepada Ignatius Joshua Kandou dari cabang karate dan Dea Salsabila Putri dari cabang loncat indah.

Sementara kategori pelatih berprestasi diberikan kepada Hendra Setijawan dari panahan, Candra Kurniawan dari bola voli pantai, serta Moh. Riyad dari cabang selam.

Pemprov Jatim juga memberikan apresiasi kepada wasit dan juri berprestasi, dosen olahraga, instruktur olahraga masyarakat, pembina olahraga, hingga insan olahraga yang dinilai memiliki jasa panjang dalam pembinaan atlet.

Untuk kategori Pembina Olahraga, penghargaan diberikan kepada Tonny Wahyudi selaku Ketua Pengprov PBSI Jawa Timur, Bambang Haryo Soekartono yang menjabat Ketua Pengprov Kodrat Jatim dan Ketua Pengprov IPSI Jatim, serta Yusuf Santriyono yang dikenal sebagai wasit catur internasional.

Sedangkan penghargaan Insan Olahraga Berjasa (Lifetime Achievement) diberikan kepada Moh. Wariyanto. Ia dinilai konsisten berperan sebagai pembina dan pelatih senior yang melahirkan atlet-atlet atletik berprestasi di Jawa Timur.

Apresiasi juga diberikan kepada klub olahraga berprestasi, yakni PT Indomarco Prismatama dan Golden Water Swimming Club Sumenep.

Sementara untuk kategori BUMD/BUMN/Badan Usaha Peduli Olahraga, penghargaan diberikan kepada PT Dharma Lautan Utama (DLU) dan PT Petrokimia Gresik.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyampaikan apresiasi kepada seluruh penerima penghargaan. Menurutnya, kontribusi insan olahraga tidak hanya berkaitan dengan pencapaian medali, tetapi juga bagaimana olahraga dapat menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Emil mendorong agar olahraga semakin membudaya di tengah masyarakat karena aktivitas olahraga tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga pembentukan karakter.

“Karena olahraga selain bisa membuat tubuh sehat juga membentuk karakter disiplin,” kata Emil.

Luncurkan Popda XV dan Peparpeda III

Selain pemberian penghargaan, rangkaian Haornas 2026 juga ditandai dengan peluncuran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) III Jawa Timur Tahun 2026.

Peluncuran dilakukan oleh Emil Elestianto Dardak bersama Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim M Hadi Wawan Guntoro dan sejumlah tamu undangan.

Popda XV dan Peparpeda III Jatim 2026 dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Ngawi pada November mendatang. Ajang tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya Pemprov Jatim menjaga kesinambungan pembinaan dan regenerasi atlet muda.

Sementara itu, rangkaian Haornas XLIII di Kampus C Unair berlangsung selama 19–20 September 2026. Beragam kegiatan digelar, mulai dari senam massal bersama komunitas Ling Tien Kung, senam pernapasan, jantung sehat dan Tera, hingga sport exhibition dan mini competition bagi civitas akademika Unair.

Pemprov Jatim juga menghadirkan Jatim Sportif Expo yang memberikan fasilitas pengukuran kebugaran sekaligus memperkenalkan sejumlah cabang olahraga kepada masyarakat, seperti teqball, kurash, kabaddi, savate, dan petanque.

Aspek pemberdayaan ekonomi turut menjadi bagian dari peringatan Haornas melalui bazar UMKM yang melibatkan sekitar 60 pelaku UMKM dan industri olahraga.

Selain itu, terdapat program Sportif Academy hasil kolaborasi dengan KineticX serta Jalan Sehat Inklusif Sportiv Day bersama Fakultas Farmasi Unair. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 2.000 peserta yang terdiri dari penyandang disabilitas, mahasiswa, ASN, dan masyarakat umum.

Untuk memperkuat pembinaan atlet usia muda, Dispora Jatim juga menggelar program Champions Go To Campus (CGC). Program ini menghadirkan pembekalan teknik dan edukasi bersama atlet berprestasi dari sejumlah cabang olahraga bela diri, seperti pencak silat, karate, jujitsu, taekwondo, dan kempo.

Kepala Dispora Jatim M Hadi Wawan Guntoro mengatakan, rangkaian Haornas tahun ini dirancang agar olahraga semakin dekat dengan masyarakat.

“Peringatan Haornas tahun ini dirancang dengan memadukan dua semangat, yaitu Jatim Berprestasi dan Jatim Sportif, melalui berbagai kegiatan yang mudah diakses, aman, inklusif, menyenangkan, serta melibatkan seluruh masyarakat,” ujarnya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Haornas 2026 di Jawa Timur tidak hanya menjadi momentum pemberian penghargaan kepada insan olahraga berprestasi, tetapi juga menjadi ruang untuk mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.