Atlet Binaan Buleks Terus Berprestasi, Dominasi Piala Wali Kota hingga Juara FIDE Rated Internasional

Surabaya – Konsistensi pembinaan yang dilakukan mantan Ketua Percasi Surabaya, Budi Leksono atau yang akrab disapa Buleks, kembali membuahkan hasil. Sejumlah atlet binaannya terus menunjukkan prestasi membanggakan, mulai dari ajang Piala Wali Kota hingga mampu menembus podium tertinggi pada Cap Kapal Checkmate FIDE Rated Rapid Championship 2026 yang berlangsung di Surabaya.

Keberhasilan salah satu atlet binaan Surabaya meraih gelar juara pada kategori Rapid FIDE Rated menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan secara berjenjang mampu melahirkan pecatur yang kompetitif, bahkan di level internasional. Turnamen yang digelar pada 27–28 Juni 2026 di Ballroom Choice City BGJ Mall tersebut diikuti 480 pecatur dari Indonesia, Uzbekistan, dan Australia.

Ketua King Knight Creative, Hesnud Daulah, menyebut keberhasilan tersebut tidak datang secara instan. Menurutnya, sang juara merupakan atlet yang sejak awal ditempa melalui sistem pembinaan yang dibangun Buleks saat memimpin Percasi Surabaya.

“Alhamdulillah, juara Rapid Internasional FIDE Rated ini diraih oleh arek Suroboyo yang merupakan binaan Abah Budi Leksono sejak masih menjadi atlet hingga sekarang,” ujar Hesnud.

Prestasi tersebut melanjutkan torehan positif atlet-atlet binaan Buleks yang sebelumnya juga kerap mendominasi berbagai kejuaraan, termasuk Piala Wali Kota Surabaya. Regenerasi atlet yang terus berjalan dinilai menjadi salah satu kekuatan utama catur Surabaya dalam menjaga prestasi di tingkat regional maupun nasional.

Buleks mengaku bersyukur melihat perkembangan anak-anak didiknya. Ia mengingatkan bahwa sang juara sebelumnya juga aktif membantu kontingen Surabaya sebagai ofisial saat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), sebelum akhirnya berhasil membuktikan kualitasnya sebagai atlet berprestasi di ajang internasional.

“Ini sebenarnya atlet-atlet kita dulu. Kemarin juga membantu kita di Porprov, sekarang mengikuti kejuaraan ini dan alhamdulillah Surabaya tetap bisa menunjukkan prestasinya,” kata Buleks.

Menurut anggota DPRD Kota Surabaya tersebut, keberhasilan atlet tidak bisa dipisahkan dari kesinambungan kompetisi. Semakin banyak turnamen yang digelar, semakin besar kesempatan atlet mengasah kemampuan dan menambah pengalaman bertanding.

Ia juga mengungkapkan banyak orang tua peserta, termasuk dari luar daerah, berharap Surabaya semakin sering menjadi tuan rumah kejuaraan catur berskala nasional maupun internasional.

Buleks berharap dukungan terhadap olahraga catur terus meningkat, baik dari pemerintah maupun kalangan swasta. Menurutnya, pembinaan atlet sejak usia dini merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang berprestasi sekaligus memiliki kemampuan berpikir yang baik.

“Catur ini mencerdaskan. Anak-anak yang dibina sejak dini akan terbiasa berpikir strategis dan memiliki daya saing tinggi,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan dalam pembinaan, khususnya menjaring atlet putri. Karena itu, Buleks mendorong pengenalan olahraga catur sejak jenjang sekolah dasar agar semakin banyak anak, baik putra maupun putri, tertarik menekuni olahraga yang mengandalkan kemampuan berpikir tersebut.

Keberhasilan atlet binaan Buleks di ajang FIDE Rated 2026 sekaligus mempertegas posisi Surabaya sebagai salah satu pusat pembinaan catur di Jawa Timur. Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan semakin banyaknya turnamen berstandar internasional, peluang lahirnya pecatur-pecatur berprestasi dari Kota Pahlawan diyakini akan terus terbuka.