PAMEKASAN, lenzanasional.com – Dalam Rangaka Hari Jadi Ke 946 tahun kabupaten Pamekasan Menggelar Lomba Pencak Silat JurusTunggul Bebas Antar Pelajar tahun 2026 tepatnya dikawasan Munomen Arek Lancor kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur Selasa ( 27/10/2026)
Kegitan tersebut sebagai tanda di bukanya acara ditandai pemukulan Gong oleh Bapak Sekda Taufiqurrohman di dampingi oleh kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Bapak Basri dan jajarannya, dan disaksikan oleh Para Atlet, Para pendamping, Para pelatih serta tamu undangan lainnya.
Sekda kabupaten Pamekasan Taufiqurrohman menyampaikan Dalam Sambutannya bawah Melalui kegiatan ini generasi muda dapat berpartisipasi secara maksimal sehingga terbentuk generasi sehat , kuat dan disiplin untuk bersama – sama membangun Pamekasan di tengah berbagai dinamika yang terjadi
Sebagai mana kita ketahui bersama Ditengah perkembangan zaman yang semakin muderen kita menghadapi tantangan untuk menjaga agar budaya dan seni bela diri tradisional Tetap dikenal dan dicintai dan di wariskan kepada generasi muda.
“Pencak silat tidak boleh hanya menjadi warisan masa lalu tetapi harus terus hidup dan berkembang sebagai bagian dari identitas bangsa,” ungkapnya.
Menurutnya, Dalam pengamatan saya pencaksilat memiliki makna yang lebih luas dari pada sekedar kemampuan bela diri di dalamnya terkandung nilai kedisiplinan, keberanian, pengendalian diri.
Penghormatan kepada sesama serta perpaduan antara kekuatan fisik ketangkasan dan keindahan gerak dan sesungguhnya nilai-nilai ini yang kita butuhkan untuk membangun Pamekasan yang kita cintai.
Oleh karena itu penyelenggaraan ini menjadi penting bukan hanya ingin mencari juara tetapi juga membina Atlet melestarikan budaya dan memperkuat karakter generasi muda Pamekasan, apalagi melalui kategori tunggal bebas, ini para peserta juga diberi ruang untuk menampilkan dan Kreativitasnya penguasaan teknik dan karakter masing masing.
“Terlebih lagi kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari jadi ke 496 kabupaten Pamekasan momentum untuk semakin mencintai daerah dan menjaga kekayaan tradisi yang kita miliki,” Jelasnya.
Saya menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada KONI dan IPSI kabupaten Pamekasan beserta seluruh penitia, Pelatih dan pendamping dan pihak pihak yang telah berkontribusi menyelenggarakan kegiatan ini.
“Lanjut Taufiqurrohman, Pemerintah kabupaten Pamekasan berkomitmen mendukung pengembangan olah raga dan pelestarian seni budaya daerah sesui kemampuan serta prioritas pembangunan.
Pihaknya berharap pembinaan pencak silat dapat terus berkelanjutan sehingga melahirkan Atlet berprestasi sekaligus generasi yang berkarakter dan berakhlak baik.
Kepada seluruh peserta saya minta tampilkan kemampuan terbaik nya dengan penuh percaya diri jung jung tinggi Sportivitas Patuhi aturan hormati juri dan sesama peserta jadikan kemenangan sebagai motivasi untuk terus berkembang dan jadikan setiap hasil perlombaan sebagai pengalaman yang berharga.
“Mari kita jadikan hari jadi ke 496 kabupaten Pamekasan sebagai momentum untuk membuat kebersamaan melestarikan budaya serta membangun generasi muda yang kuat dan sehat tangguh dan berprestasi semuga lomba pencak silat tunggal bebas ini Berjalan lancar dan bermamfaat bagi kemajuan olahraga serta pelestarian budaya kabupaten Pamekasan,” pungkas Taufiqurrohman. (Wiam Adimas)

