Kadindik Jatim Tinjau Kerusakan Sarpras SMAN 11 Surabaya, Perbaikan Dipercepat Demi Keselamatan Siswa

SURABAYA – Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, meninjau langsung kondisi kerusakan sarana dan prasarana (sarpras) di SMAN 11 Surabaya, Kamis (6/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan langkah percepatan perbaikan demi menjamin keamanan dan kenyamanan proses belajar mengajar.

Dalam kunjungan tersebut, Aries didampingi jajaran sekolah dan meninjau sejumlah titik yang mengalami kerusakan, mulai dari lantai selasar yang pecah hingga bagian plafon dan atap bangunan yang rusak. Kondisi tersebut dinilai perlu segera mendapatkan penanganan agar tidak membahayakan guru maupun peserta didik.

“Kita segera perbaiki bersama untuk kenyamanan dan keamanan guru dan murid dalam proses kegiatan belajar mengajar,” tegas Aries Agung Paewai sebagaimana disampaikan melalui keterangan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Saat berada di lokasi, Aries tampak mengamati secara detail kondisi kerusakan. Ia juga berdiskusi dengan pihak sekolah mengenai tingkat kerusakan serta kebutuhan perbaikan yang harus menjadi prioritas.

Menurutnya, keselamatan warga sekolah menjadi perhatian utama Dinas Pendidikan Jawa Timur. Karena itu, percepatan rehabilitasi akan segera dikoordinasikan agar aktivitas pembelajaran tetap dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

Kerusakan yang ditemukan meliputi lantai keramik di area selasar yang terangkat dan pecah di sejumlah titik. Selain itu, bagian plafon aula juga mengalami kerusakan sehingga rangka atap terlihat terbuka. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena berpotensi mengganggu aktivitas sekolah apabila tidak segera ditangani.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menegaskan akan terus melakukan monitoring terhadap kondisi infrastruktur sekolah negeri di berbagai daerah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas layanan pendidikan sekaligus memastikan seluruh fasilitas pendidikan memenuhi standar keamanan.

Peninjauan lapangan ini juga menjadi bentuk respons cepat terhadap laporan kerusakan sarana pendidikan. Dengan melihat langsung kondisi di lapangan, pemerintah dapat menentukan langkah teknis perbaikan sesuai tingkat kerusakan yang terjadi.

SMAN 11 Surabaya merupakan salah satu sekolah menengah atas negeri di Kota Surabaya yang setiap hari digunakan ratusan siswa untuk mengikuti kegiatan pembelajaran. Oleh sebab itu, perbaikan sarana dan prasarana diharapkan dapat segera direalisasikan sehingga kegiatan belajar mengajar tidak terganggu.

Melalui kunjungan tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk menghadirkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan layak bagi seluruh warga sekolah. Perbaikan infrastruktur pendidikan diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas proses belajar mengajar sekaligus memberikan rasa aman bagi guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik.