Kadisdik Jatim Tinjau Posko SPMB 2026 di SMAN 4 Madiun, Pastikan Pelayanan Siap Maksimal

MADIUN – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menunjukkan komitmennya dalam memastikan kelancaran pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Di tengah padatnya agenda kerja, Aries melakukan peninjauan langsung ke Posko SPMB di SMAN 4 Madiun pada malam hari untuk memastikan seluruh layanan siap beroperasi secara optimal.

Kunjungan tersebut dilakukan menjelang dibukanya layanan efektif SPMB 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Dinas Pendidikan Jawa Timur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya calon peserta didik dan orang tua yang membutuhkan bantuan selama proses pendaftaran.

Dalam peninjauannya, Aries memeriksa berbagai fasilitas yang akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan SPMB. Mulai dari ruang komputer, perangkat pendukung pendaftaran, meja operator, hingga sarana kenyamanan bagi masyarakat yang datang ke posko untuk mendapatkan informasi maupun pendampingan.

Menurut Aries, kesiapan fasilitas dan sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam menjamin kelancaran proses penerimaan murid baru. Karena itu, seluruh satuan pendidikan diminta memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan solutif kepada masyarakat.

“Pelayanan kepada masyarakat harus berjalan cepat, ramah, dan solutif sejak menit pertama posko dibuka besok,” tegas Aries saat melakukan pengecekan di lokasi.

Ia menjelaskan, keberadaan posko SPMB tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi, tetapi juga menjadi tempat bagi masyarakat untuk memperoleh bantuan terkait verifikasi data, konsultasi jalur pendaftaran, hingga penyelesaian berbagai kendala teknis yang mungkin muncul selama proses pendaftaran berlangsung.

Kunjungan malam hari tersebut sekaligus menjadi bentuk pengawasan langsung dari pimpinan Dinas Pendidikan Jawa Timur terhadap kesiapan sekolah dalam melayani masyarakat. Aries ingin memastikan bahwa seluruh perangkat pendukung sudah berfungsi dengan baik sehingga tidak menghambat proses pelayanan saat pendaftaran dimulai.

Selain mengecek sarana dan prasarana, Kadisdik Jatim juga menekankan pentingnya sikap profesional para petugas posko. Menurutnya, masyarakat membutuhkan informasi yang jelas dan akurat agar dapat mengikuti seluruh tahapan SPMB dengan baik.

SPMB 2026 sendiri menjadi salah satu agenda penting dalam dunia pendidikan Jawa Timur. Setiap tahun, proses penerimaan peserta didik baru selalu mendapat perhatian besar dari masyarakat karena berkaitan langsung dengan akses pendidikan bagi lulusan SMP dan sederajat.

Dengan peninjauan langsung ke Posko SPMB SMAN 4 Madiun, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur berharap seluruh proses pendaftaran dapat berjalan lancar, transparan, dan memberikan pengalaman pelayanan yang baik bagi masyarakat. Kesiapan yang dilakukan sejak sebelum layanan dibuka diharapkan mampu meminimalkan kendala serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelaksanaan SPMB 2026 di Jawa Timur.