Kalahkan Wakil Malaysia, Komang Bagus Incar Semifinal Pertama di ITF Widjojo Soejono 2026

SURABAYA – Petenis muda Indonesia, Komang Bagus Wahyu Purustama, memastikan tiket ke babak perempat final turnamen internasional ITF Widjojo Soejono 2026 setelah menundukkan wakil Malaysia, Jake Ting Long Hou, dua set langsung 6-4, 6-4.

Bertanding di Lapangan Tenis Unesa, Surabaya, Rabu (30/9/2026), Komang harus bekerja keras untuk mengamankan kemenangan. Permainan kedua petenis berlangsung cukup ketat, terutama ketika Komang kehilangan sejumlah momentum akibat kesalahan sendiri.

Komang sebenarnya sempat berada dalam posisi nyaman pada set pertama. Ia unggul 5-2, tetapi keunggulan tersebut nyaris terkejar setelah beberapa kali melakukan unforced error.

“Ya, lumayan seru. Tadi di set pertama sempat memimpin 5-2, tapi jadi 5-4 karena banyak unforced error dan mati sendiri,” ujar Komang seusai pertandingan.

Situasi tersebut membuat Komang melakukan perubahan pendekatan. Ia memilih bermain lebih sabar dengan mengutamakan konsistensi pukulan sebelum mencari kesempatan untuk menyerang.

“Dari situ saya coba untuk lebih tenang dan tidak gampang mati sendiri. Fokus masuk-masukin bola dulu, nanti kalau ada bola enak baru ditembak,” katanya.

Strategi tersebut terbukti efektif. Komang mampu menjaga keunggulannya hingga akhirnya menutup set pertama dengan skor 6-4.

Memasuki set kedua, pertandingan kembali berjalan ketat. Kedua pemain sempat terlibat kejar-kejaran angka sebelum Komang akhirnya mampu mempertahankan momentum dan kembali mengunci kemenangan dengan skor 6-4.

Pada beberapa momen penting, Jake Ting Long Hou juga sempat mendapatkan perawatan medis akibat masalah fisik. Perawatan tersebut terjadi ketika pertandingan memasuki kedudukan 3-2 dan kembali pada posisi 5-4.

Kemenangan ini sekaligus membuka peluang Komang untuk mencatatkan pencapaian baru di turnamen ITF. Lolos ke perempat final menjadi modal penting bagi petenis Indonesia tersebut untuk mengejar tiket semifinal.

Komang mengakui, menembus babak semifinal merupakan target pribadi yang ingin diwujudkannya setelah selama mengikuti berbagai turnamen ITF belum pernah melewati fase perempat final.

“Target saya memang mau coba lolos dari perempat final dulu. Soalnya dari awal ikut ITF sampai sekarang belum pernah lolos ke semifinal. Kalau bisa masuk semi, poin yang didapat sudah lumayan,” jelasnya.

Petenis yang pernah menjadi juara Asia tingkat junior (ATF) di Hongkong itu menyadari tantangan di babak perempat final bakal semakin berat. Karena itu, ia menilai aspek konsistensi menjadi salah satu hal yang harus segera diperbaiki.

Menurut Komang, kesalahan-kesalahan dasar harus diminimalkan. Selain itu, kualitas pukulan juga harus tetap dijaga agar tidak memberikan kesempatan kepada lawan untuk mengambil alih kendali permainan.

“Evaluasinya jangan mudah mati sendiri dan kurangi kesalahan dasar. Pukulan juga harus punya kualitas, karena kalau bolanya kurang berkualitas, lawan akan sangat mudah untuk menekan balik,” paparnya.

Menghadapi pertandingan berikutnya, Komang tidak hanya menyiapkan aspek teknis dan taktik. Pemulihan kondisi fisik juga menjadi perhatian utama mengingat persaingan di turnamen internasional membutuhkan stamina yang prima.

“Persiapannya jaga kesehatan, makan makanan yang sehat dan bergizi biar tenaganya tetap ada dan kuat di lapangan,” pungkasnya.

Selain Komang Bagus, sejumlah petenis Indonesia lainnya juga berhasil mengamankan tempat di babak perempat final ITF Widjojo Soejono 2026.

Di sektor putri, Kaylee Tandjung melaju setelah mengalahkan Getsa Zainine 6-1, 6-3. Sementara itu, Calista Rosiana melangkah ke babak berikutnya setelah menang bye atas Jesline Lie dari Australia.

Pada pertandingan lainnya, Joachim Mika Gunawan menang atas Ahmad Zulfran Dwi Sadewa dengan skor 6-1, 6-1. Karina Sucipto mengalahkan Hol Hei Hui dari Hongkong 6-1, 6-4, sedangkan Quirina Trea menyingkirkan wakil Malaysia, Amanda Wen En Teng, dengan skor 6-1, 6-3.

Dengan hasil tersebut, persaingan menuju gelar juara ITF Widjojo Soejono 2026 semakin ketat. Bagi Komang, babak perempat final menjadi kesempatan untuk memutus catatan sekaligus memburu tiket semifinal pertamanya di ajang ITF.