Proyek Peningkatan Infrastruktur Jalan Beton Di Delapan Kawasan Kampung Nelayan Di Sidoarjo

0 21

SIDOARJO, Lenzanasio.com – Warga Sidoarjo Timur, Wilayah Kecamatan Sedati bisa bernafas lega. Pasalnya, Proyek Peningkatan Jalan Beton sedang masif dikerjakan. Tahun 2022 Betonisasi sudah sampai di depan Politeknik Perikanan dan Kelautan Sidoarjo, Desa Buncitan.

Jalan raya Sedati Betro Kalanganyar merupakan jalan akses menuju kawasan Kampung Nelayan, di kawasan ini terdapat Delapan Desa yang mayoritas warganya sejak berpuluh tahun berprofesi sebagai Nelayan, Petani Tambak dan Petani Garam.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mengatakan, peningkatan Infrastruktur Jalan Beton dilakukan merata di Wilayah Sidoarjo. Salah satunya yang menjadi Prioritas adalah di kawasan Kampung Nelayan di Kecamatan Sedati.

Menurut Gus Muhdlor, ada Delapan Desa yang masuk dalam Kawasan Kampung Nelayan dipesisir Sidoarjo. Delapan Desa itu, yakni Desa Betro, Buncitan, Kalanganyar, Segorotambak, Banjarkemuning, Gisik Cemandi, Tambak Cemandi, dan Cemandi.

“Kita harus melihat Sidoarjo secara utuh, termasuk di dalamnya juga terdapat Masyarakat Kampung Nelayan. Di kawasan Sedati juga di kawasan Kecamatan Jabon, semua harus kita perhatikan. Infrastruktur, terutama jalan secara bertahap ditingkatkan agar Aktivitas Ekonomi warga semakin lancar,” terang Gus Muhdlor. Senin, (19/9/2022).

Di kawasan lanjut ini sangat potensi pengembangan UMKM dengan hasil laut dan tambak yang belum banyak tersentuh. Begitu juga dengan Pengembangan wisata laut seperti, Wisata Mangroove dan Wisata Alam lainnya yang bisa menjadi Alternatif matapencaharian bagi warga di kawasan Kampung Nelayan Sedati.” Papar Gus Muhdlor.

Selama ini, Masyarakat Pesisir menggantungkan hidup dari mencari ikan di laut. Mereka berangkat malam hari untuk melaut. Kemudian, pagi harinya mereka balik dan perahunya sandar di Dermaga TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Desa Tambak Cemandi dan TPI Desa Kalanganyar.

“Potensi UMKM hasil Laut perlu digali dan dikembangkan. Rantai ekonomi dari hasil Produk Olahan bisa menghidupi lebih banyak orang. Ini yang sedang kita pikirkan sekarang,” ujar Bupati alumni Fisip Unair Surabaya. ( Gus)

Comments
Loading...

This site is protected by wp-copyrightpro.com