Gresik – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, memberikan apresiasi terhadap inovasi pemanfaatan lahan produktif yang dikembangkan di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Gresik. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembelajaran, tetapi juga mampu menghadirkan nilai ekonomi, sosial, dan edukatif bagi masyarakat sekitar.
Dalam kunjungannya, Aries meninjau langsung berbagai pemanfaatan lahan yang sebelumnya tidak terawat dan kini telah disulap menjadi area produktif. Berbagai program yang dikembangkan meliputi kebun sayuran, peternakan ayam, budidaya ikan, hingga fasilitas olahraga mini soccer yang dimanfaatkan oleh warga dan peserta didik.
Menurut Aries, langkah tersebut merupakan contoh nyata bagaimana kreativitas dan inovasi dapat mengubah lahan yang kurang dimanfaatkan menjadi aset yang bernilai. Selain menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan asri, program tersebut juga memberikan manfaat edukatif melalui praktik pembelajaran berbasis lingkungan dan kewirausahaan.
“Ini adalah bentuk inovasi dan kreativitas nyata. Lahan yang dulunya mati dan tidak terurus, sekarang diubah menjadi sangat produktif dan hijau. Ada kebun, ada peternakan ayam, budidaya ikan, hingga fasilitas olahraga mini soccer yang sangat representatif,” ujar Aries Agung Paewai saat melakukan peninjauan di Gresik.
Ia menegaskan bahwa pengelolaan lahan produktif seperti ini sejalan dengan semangat penguatan pendidikan karakter dan pembelajaran kontekstual yang saat ini terus didorong oleh Dinas Pendidikan Jawa Timur. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik dapat belajar mengenai ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, serta pengembangan keterampilan hidup yang bermanfaat di masa depan.
Aries juga berharap inovasi serupa dapat direplikasi oleh cabang dinas maupun satuan pendidikan lain di Jawa Timur. Menurutnya, pemanfaatan lahan kosong yang kreatif dapat menjadi solusi untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih produktif sekaligus mendukung program pembangunan berkelanjutan.
“Pemanfaatan lahan produktif ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang sangat baik. Saya berharap inovasi seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah dan cabang dinas lainnya untuk terus berkreasi sesuai potensi yang dimiliki,” tambahnya.
Keberadaan kebun, peternakan, dan budidaya ikan di kawasan Cabdin Wilayah Gresik juga menunjukkan komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan serta penguatan budaya gotong royong. Pengelolaan yang dilakukan secara berkelanjutan mampu menciptakan ekosistem yang produktif dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Melalui kunjungan ini, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai inovasi yang lahir dari daerah. Inisiatif pemanfaatan lahan produktif di Cabdin Wilayah Gresik menjadi bukti bahwa transformasi lingkungan dapat dilakukan melalui kolaborasi, kreativitas, dan semangat membangun pendidikan yang lebih maju.
