MALANG – Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menegaskan pentingnya semangat bertumbuh dan berprestasi dalam dunia pendidikan saat menghadiri penyerahan piagam penghargaan Ajang Talenta dan Prestasi Insan Cendekia di Kabupaten Malang.
Dalam kegiatan tersebut, Aries menyerahkan langsung penghargaan kepada satuan pendidikan, peserta didik, hingga pengawas sekolah yang berhasil menorehkan berbagai prestasi di bidang akademik, olahraga, seni, inovasi, hingga kewirausahaan pendidikan.
Didampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang, Aries menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap lahirnya generasi unggul yang mampu membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan di Jawa Timur.
“Penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi atas capaian yang diraih hari ini, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berkembang dan menciptakan inovasi di dunia pendidikan,” ujar Aries.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan melalui berbagai program pengembangan talenta peserta didik.
Dalam kesempatan itu, sejumlah capaian strategis turut mendapatkan apresiasi. Di antaranya prestasi terbaik pada ajang EJIES 2026, keberhasilan peserta didik diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan golden ticket, hingga keberhasilan program inkubator bisnis inklusif.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada para siswa dan sekolah yang berprestasi dalam berbagai ajang talenta seperti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N), Lomba Debat Indonesia (LDI), Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Dikmen, serta Diksus 2026.
Menurut Aries, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa kualitas pendidikan di Jawa Timur terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Momentum ini menjadi harapan besar bagi masa depan pendidikan Jawa Timur agar terus bergerak maju, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik dalam menciptakan budaya prestasi di lingkungan sekolah.
Dengan sinergi yang kuat, lanjut Aries, Jawa Timur optimistis dapat terus menjadi barometer pendidikan nasional melalui berbagai inovasi dan pencapaian yang dihasilkan oleh insan pendidikan di daerah.
Kegiatan penghargaan Ajang Talenta dan Prestasi Insan Cendekia ini sekaligus menjadi ajang motivasi bagi para pelajar dan tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kualitas diri serta memperluas kontribusi positif bagi dunia pendidikan.
Melalui penghargaan tersebut, Dinas Pendidikan Jawa Timur berharap semangat kompetisi sehat dan budaya berprestasi dapat terus tumbuh di kalangan peserta didik, sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing tinggi di masa depan.






