Kadindik Jatim Saksikan Langsung O2SN 2026 Atletik, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi Nasional

SURABAYA – Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menghadiri sekaligus menyaksikan langsung puncak pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Pendidikan Menengah Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 cabang olahraga atletik. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Atletik Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Kampus Lidah Wetan, Surabaya, Kamis (25/6/2026).

Kejuaraan yang digelar selama dua hari ini menjadi ajang seleksi sekaligus pembinaan bagi peserta didik terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Sebanyak lima nomor pertandingan diperlombakan, yakni lari 100 meter, lari 400 meter, lompat jauh, tolak peluru, dan lempar lembing.

Kehadiran Kadindik Jawa Timur di tengah arena perlombaan menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap pengembangan bakat dan potensi peserta didik di bidang olahraga. Selain memantau jalannya kompetisi, Aries juga memberikan motivasi kepada para atlet muda agar terus berjuang dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

Menurut Aries Agung Paewai, O2SN bukan sekadar ajang untuk menentukan siapa yang menjadi juara, melainkan wadah penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui olahraga.

“Hari ini saya melihat semangat luar biasa dari anak-anak hebat Jawa Timur. Menang atau kalah bukanlah tujuan utama, tetapi bagaimana kalian berani berjuang, disiplin berlatih, dan menunjukkan sportivitas terbaik. Dari sinilah lahir atlet-atlet masa depan yang akan membanggakan Jawa Timur,” ujar Aries.

Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh, termasuk di bidang olahraga. Melalui kompetisi seperti O2SN, siswa memperoleh pengalaman berharga dalam mengasah kemampuan teknis, mental bertanding, serta membangun karakter disiplin, kerja keras, tanggung jawab, dan pantang menyerah.

Aries menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan akan terus memperkuat pembinaan talenta peserta didik agar mampu berprestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional. Menurutnya, keberhasilan atlet tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang berkelanjutan dan kolaborasi antara sekolah, guru, pelatih, serta orang tua.

“Melalui O2SN, para siswa tidak hanya didorong untuk meraih prestasi, tetapi juga belajar tentang disiplin, kerja keras, sportivitas, dan ketangguhan dalam menghadapi tantangan. Semangat pembinaan talenta yang berkelanjutan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang sehat, berkarakter, serta siap mengharumkan nama Jawa Timur dan Indonesia di tingkat yang lebih tinggi,” kata Aries.

Pelaksanaan O2SN cabang atletik tingkat Provinsi Jawa Timur 2026 menjadi salah satu agenda strategis Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dalam menjaring bibit-bibit atlet potensial dari lingkungan sekolah. Para peserta terbaik nantinya diharapkan mampu mewakili Jawa Timur pada ajang O2SN tingkat nasional.

Melalui penyelenggaraan kompetisi yang kompetitif sekaligus edukatif, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur optimistis ekosistem pembinaan olahraga pelajar akan semakin kuat. Dengan demikian, O2SN tidak hanya menjadi ajang perlombaan tahunan, tetapi juga menjadi momentum mencetak generasi muda yang unggul, sehat, berkarakter, dan siap mengukir prestasi bagi Jawa Timur maupun Indonesia.