Kunjungan Belajar FKN Unhan RI ke Jawa Timur, Aries Agung Paewai Dorong Penguatan SDM untuk Ketahanan Nasional

SURABAYA – Pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu menghadapi tantangan dan mendukung ketahanan nasional. Hal tersebut sejalan dengan agenda Kunjungan Belajar Fakultas Keamanan Nasional (FKN) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) ke Jawa Timur, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Surabaya tersebut membahas keterkaitan antara transformasi pendidikan, pembangunan generasi tangguh, dan penguatan ketahanan nasional. Para peserta kunjungan berasal dari berbagai unsur yang terlibat dalam pengembangan pendidikan dan kebijakan strategis.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, sebelumnya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pemerataan SDM unggul.

“Pendidikan itu tidak bisa hanya diurus pemerintah. Peningkatan mutu pendidikan membutuhkan keterlibatan pemerintah, dunia usaha dan dunia industri, serta masyarakat. Kolaborasi tersebut sangat penting untuk memperkuat kualitas pembelajaran, kompetensi tenaga pendidik, dan pemerataan pendidikan di Jawa Timur,” jelas Aries.

Pendidikan sebagai Fondasi Ketahanan Nasional

Penguatan SDM melalui pendidikan menjadi salah satu aspek penting dalam membangun ketahanan nasional. Generasi muda tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter, keterampilan, dan daya adaptasi terhadap perubahan.

Kunjungan belajar FKN Unhan RI ke Jawa Timur menjadi momentum untuk memperluas perspektif mengenai peran pendidikan dalam mendukung pembangunan nasional. Sinergi antara institusi pendidikan, pemerintah, dan lembaga strategis diharapkan dapat memperkuat kontribusi sektor pendidikan terhadap kebutuhan bangsa.

Melalui transformasi pendidikan yang berkelanjutan, Jawa Timur terus memiliki peluang untuk menyiapkan generasi yang tangguh, adaptif, berintegritas, dan memiliki daya saing.

Gubernur Jatim Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan

Selain penguatan SDM, kunjungan FKN Unhan RI juga diwarnai kerja sama di bidang ketahanan pangan. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membangun sinergi dengan Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan RI melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Kerja sama ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Ketahanan pangan menjadi salah satu unsur penting yang berkaitan dengan stabilitas dan kemandirian negara.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan pertahanan tersebut diharapkan dapat mendukung pertukaran pengetahuan, pengembangan gagasan, serta penguatan program ketahanan pangan di Jawa Timur.

Bagi sektor pendidikan, ketahanan pangan juga dapat diintegrasikan dalam proses pembelajaran melalui pengembangan keterampilan, inovasi, dan praktik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Generasi Unggul

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menekankan bahwa pembangunan pendidikan membutuhkan dukungan berbagai pihak. Prinsip tersebut relevan dengan semangat kunjungan belajar FKN Unhan RI yang mempertemukan perspektif pendidikan dan ketahanan nasional.

Sinergi lintas lembaga menjadi bagian penting dalam mendorong pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kesiapan generasi menghadapi tantangan masa depan.

Kegiatan kunjungan belajar yang berlangsung pada 15 September 2026 ini menegaskan keterkaitan antara pembangunan SDM, transformasi pendidikan, dan ketahanan pangan sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional.