Hari Pertama TKA 2026, Khofifah Suntikkan Semangat kepada Murid Jawa Timur: Percaya Diri dan Jujur

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan semangat kepada para murid yang mengikuti hari pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Ia mengingatkan peserta agar tetap tenang, berkonsentrasi, percaya diri, dan mengerjakan setiap soal dengan sungguh-sungguh serta menjunjung tinggi kejujuran.

Pesan tersebut menjadi bekal penting bagi murid dalam menghadapi pelaksanaan TKA 2026. Selain kesiapan akfifah mengingatkan para murid agar tidak meremehkan soal yang dihadapi dan tetap berusaha memberikan hasil terbaik.

“Sudah siap anak-anak? Tenang, konsentrasi, dan fokus, ya. Jangan underestimate, kerjakan dengan sungguh-sungguh dan yang terpenting jujur,” demikian pesan Khofifah kepada para peserta TKA 2026.

Pesan tersebut menegaskan bahwa pelaksanaan evaluasi akademik tidak semata-mata berorientasi pada hasil, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun karakter, kedisiplinan, dan integritas peserta didik.

Kesiapan Murid Jadi Perhatian

Pelaksanaan TKA membutuhkan persiapan yang tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi pelajaran, tetapi juga kesiapan mental dan kemampuan peserta dalam mengelola waktu selama mengerjakan soal.

Murid diharapkan mengikuti setiap tahapan ujian sesuai ketentuan, membaca soal secara cermat, serta tidak terburu-buru dalam menentukan jawaban. Sikap tenang dan fokus dapat membantu peserta memanfaatkan kemampuan yang telah dipelajari selama proses pembelajaran.

Di sisi lain, kejujuran tetap menjadi prinsip utama. Hasil evaluasi akademik akan lebih bermakna apabila mencerminkan kemampuan peserta didik yang sesungguhnya.

Dindik Jatim Dorong Pelaksanaan TKA Berjalan Optimal

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, juga menjadi bagian penting dalam penguatan kesiapan satuan pendidikan menghadapi pelaksanaan TKA 2026.

“Kesiapan sekolah, dukungan tenaga pendidik, serta kelancaran sarana dan prasarana pelaksanaan menjadi aspek yang perlu mendapat perhatian agar murid dapat mengikuti evaluasi dengan baik,” ujar Aries.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur diharapkan terus memastikan koordinasi dengan satuan pendidikan berjalan optimal, termasuk dalam memberikan informasi yang jelas kepada peserta didik dan memastikan pelaksanaan mengikuti ketentuan yang berlaku.

TKA Bukan Sekadar Mengerjakan Soal

Pelaksanaan TKA 2026 menjadi momentum bagi murid untuk menunjukkan kemampuan akademik sekaligus membiasakan diri menghadapi evaluasi secara bertanggung jawab.

Dukungan pemerintah daerah, sekolah, guru, dan orang tua dibutuhkan untuk menciptakan suasana yang kondusif sehingga peserta dapat mengikuti tes tanpa tekanan berlebihan.

Pesan Khofifah agar murid tetap tenang, fokus, dan jujur menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik, tetapi juga oleh karakter yang dibangun melalui proses belajar.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan lingkungan pendidikan, murid Jawa Timur diharapkan mampu mengikuti TKA 2026 secara optimal serta menjadikan pengalaman tersebut sebagai bagian dari proses meningkatkan kualitas pembelajaran.