Kadindik Jatim Uji Langsung 15 Kandidat Calon Kepala SMAN Taruna, Tegaskan Integritas dan Kepemimpinan Berkarakter
Surabaya, 18 Februari 2026 – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menguji secara langsung 15 kandidat calon Kepala SMA Negeri Taruna dari berbagai daerah di Jawa Timur. Seleksi ketat ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen menghadirkan kepemimpinan sekolah yang berintegritas, disiplin, dan berkarakter ketarunaan.
Proses seleksi berlangsung di Surabaya dan difokuskan pada penilaian kompetensi kepemimpinan, integritas personal, visi kebangsaan, serta kemampuan manajerial calon kepala sekolah. Dalam sesi uji kompetensi tersebut, para kandidat diuji langsung oleh Kadindik Jatim melalui dialog mendalam, pemaparan gagasan, dan studi kasus kepemimpinan pendidikan.

Menurut Aries Agung Paewai, kepala sekolah di lingkungan SMA Taruna tidak hanya dituntut memiliki kemampuan administratif, tetapi juga harus menjadi teladan karakter bagi peserta didik.
“Kepala sekolah Taruna harus menjadi teladan dalam integritas, disiplin, dan visi kebangsaan. Mereka bukan hanya manajer pendidikan, tetapi pemimpin karakter bagi generasi masa depan,” tegas Aries Agung Paewai.

Ia menekankan bahwa SMA Taruna memiliki kekhasan dalam pembentukan karakter, sehingga figur kepala sekolah harus mampu menanamkan nilai kedisiplinan, nasionalisme, serta kepemimpinan sejak dini kepada siswa.
Seleksi ini juga menjadi bagian dari upaya Dinas Pendidikan Jawa Timur untuk memastikan setiap satuan pendidikan strategis dipimpin oleh sosok yang tepat dan berkomitmen tinggi terhadap mutu pendidikan. Aries menegaskan, transparansi dan integritas menjadi prinsip utama dalam seluruh tahapan seleksi.

“Kami ingin memastikan proses ini benar-benar objektif. Yang terpilih nanti adalah mereka yang siap mengabdikan diri, menjaga marwah pendidikan, dan membawa SMA Taruna menjadi sekolah unggul dan berkarakter,” imbuhnya.
Melalui seleksi ketat ini, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur berharap kepemimpinan SMA Negeri Taruna ke depan semakin kuat dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berdaya saing, serta memiliki karakter kebangsaan yang kokoh.