NGAWI – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam penyaluran bantuan pendidikan kepada siswa berprestasi dan bantuan sembako bagi tenaga pendidik di SMAN 2 Ngawi, Jumat (5/6/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat kualitas pendidikan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Khofifah menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada sejumlah peserta didik berprestasi. Masing-masing siswa menerima bantuan sebesar Rp1 juta yang diharapkan dapat membantu kebutuhan pendidikan mereka. Selain itu, bantuan sembako juga diberikan kepada tenaga pendidik sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan generasi bangsa.
Khofifah menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas sarana dan prasarana, tetapi juga oleh dukungan yang diterima peserta didik serta kesejahteraan para tenaga pendidik.
“Pendidikan yang berkualitas membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Melalui bantuan ini, kami ingin memastikan bahwa siswa tetap memiliki semangat untuk meraih prestasi, sementara para guru dan tenaga kependidikan mendapatkan perhatian atas pengabdian yang selama ini mereka berikan,” ujar Khofifah.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan.
“Anak-anak adalah investasi masa depan Jawa Timur. Karena itu, kami ingin memastikan mereka memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensinya. Di sisi lain, tenaga pendidik juga harus terus mendapatkan dukungan agar dapat menjalankan tugasnya secara optimal,” tambahnya.
Sementara itu, Kadisdik Jatim Aries Agung Paewai menyampaikan bahwa program bantuan pendidikan dan bantuan sosial kepada tenaga pendidik merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap seluruh unsur yang terlibat dalam dunia pendidikan.
Menurut Aries, dukungan terhadap siswa dan guru harus berjalan beriringan agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara maksimal dan menghasilkan sumber daya manusia yang unggul.
“Pendidikan yang maju tidak hanya bergantung pada fasilitas belajar yang memadai, tetapi juga pada peserta didik yang mendapatkan dukungan serta tenaga pendidik yang tetap termotivasi dalam menjalankan pengabdiannya. Karena itu, bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi penerimanya,” kata Aries.
Ia menambahkan, Dinas Pendidikan Jawa Timur akan terus mendorong berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan, pemerataan akses belajar, serta penguatan kesejahteraan tenaga pendidik.
“Kami ingin memastikan seluruh siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berprestasi. Pada saat yang sama, para guru dan tenaga kependidikan juga harus mendapatkan apresiasi yang layak karena mereka merupakan ujung tombak pendidikan,” tegas Aries.
Kegiatan di SMAN 2 Ngawi tersebut mendapat sambutan positif dari siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Melalui penyaluran bantuan pendidikan dan sembako ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap semangat belajar siswa serta motivasi mengajar para tenaga pendidik semakin meningkat, sehingga mampu mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan di Jawa Timur.
