PAMEKASAN – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, meninjau langsung kondisi kerusakan sejumlah ruang kelas di SMAN 4 Pamekasan akibat bencana angin puting beliung yang melanda wilayah Kabupaten Pamekasan, Minggu (24/5/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah provinsi terhadap kondisi sarana pendidikan yang terdampak bencana alam sekaligus memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan dengan baik.
Dalam kunjungannya, Aries Agung Paewai didampingi jajaran sekolah dan beberapa pihak terkait untuk melihat secara langsung dampak kerusakan yang terjadi pada bangunan sekolah. Sejumlah bagian atap dan struktur ruang kelas dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan angin kencang yang terjadi beberapa waktu lalu.
Peninjauan dilakukan dengan berkeliling area sekolah guna memastikan kondisi fasilitas pendidikan yang digunakan peserta didik maupun tenaga pendidik. Selain memantau tingkat kerusakan, Aries juga mendengarkan laporan pihak sekolah terkait kebutuhan penanganan dan langkah perbaikan yang diperlukan dalam waktu dekat.
Menurut Aries Agung Paewai, keberlangsungan proses pendidikan harus tetap menjadi prioritas utama meskipun sekolah sedang menghadapi dampak bencana. Oleh karena itu, pihaknya berharap proses rehabilitasi fasilitas sekolah dapat segera dilakukan agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu terlalu lama.
“Kami berharap perbaikan dapat segera dilakukan agar pada tahun ajaran baru nanti siswa sudah bisa kembali belajar dengan aman dan nyaman. Jangan sampai kondisi ini mengganggu proses pembelajaran maupun semangat anak-anak untuk datang ke sekolah,” ujar
Aries Agung Paewai saat meninjau lokasi kerusakan di SMAN 4 Pamekasan.
Ia menambahkan, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat proses penanganan kerusakan. Langkah tersebut dinilai penting agar sekolah dapat segera kembali beroperasi secara optimal dan memberikan rasa aman bagi seluruh warga sekolah.
Selain fokus pada perbaikan fisik bangunan, perhatian juga diberikan terhadap keselamatan siswa dan tenaga pendidik selama aktivitas belajar berlangsung. Pihak sekolah diminta untuk tetap mengutamakan keamanan dengan membatasi penggunaan area yang masih berpotensi membahayakan.
Aries menegaskan bahwa pemerintah provinsi memiliki komitmen kuat dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang layak dan berkualitas. Menurutnya, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang tumbuh dan berkembang bagi generasi muda Jawa Timur.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh peserta didik mendapatkan hak belajar yang baik meskipun sekolah menghadapi tantangan akibat bencana. Pendidikan harus tetap berjalan dan anak-anak harus tetap semangat meraih cita-cita mereka,” katanya.
Kunjungan Kadisdik Jatim ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kondisi pendidikan di daerah. Kehadiran langsung pimpinan Dinas Pendidikan di lokasi diharapkan mampu memberikan dukungan moral bagi pihak sekolah sekaligus mempercepat tindak lanjut penanganan kerusakan.
Pihak SMAN 4 Pamekasan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sekolah berharap proses perbaikan dapat segera terealisasi sehingga kegiatan pembelajaran dapat kembali berlangsung normal tanpa hambatan.
Dengan adanya penanganan yang cepat dan berkelanjutan, diharapkan fasilitas pendidikan di SMAN 4 Pamekasan dapat segera pulih dan kembali digunakan secara maksimal.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan demi mendukung terciptanya sumber daya manusia unggul di masa depan.
