Kadindik Jatim dan KONI Surabaya Perkuat Sinergi Pembinaan Atlet Pelajar Berprestasi

SURABAYA – Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan potensi siswa di bidang non-akademik, khususnya olahraga. Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, saat menerima audiensi pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surabaya di Kantor Dindik Jatim, Senin malam (11/5/2026).

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut membahas berbagai langkah strategis untuk mendukung masa depan murid berprestasi di bidang olahraga. Dindik Jatim bersama KONI Surabaya sepakat membangun sinergi guna menciptakan sistem pembinaan atlet pelajar yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik semata, tetapi juga harus mampu mengembangkan bakat dan potensi siswa di berbagai bidang, termasuk olahraga.

“Setiap anak memiliki potensi yang berbeda. Tugas kita adalah memastikan mereka mendapatkan ruang untuk berkembang, baik dalam akademik maupun non-akademik. Atlet pelajar juga harus mendapat perhatian dan dukungan agar mampu berprestasi tanpa meninggalkan pendidikan,” ujar Aries.

Menurutnya, kolaborasi antara dunia pendidikan dan organisasi olahraga menjadi bagian penting dalam mencetak generasi muda yang sehat, disiplin, dan berprestasi. Ia menilai, pembinaan atlet usia sekolah membutuhkan dukungan lintas sektor agar berjalan optimal.

Dalam audiensi tersebut, sejumlah isu strategis turut dibahas, mulai dari pola pembinaan atlet pelajar, dukungan terhadap kompetisi olahraga antar sekolah, hingga upaya menjaga keseimbangan antara prestasi olahraga dan pendidikan formal siswa.

Aries menegaskan, Dindik Jatim membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak demi mendukung lahirnya atlet-atlet muda potensial dari Jawa Timur. Ia berharap sinergi tersebut mampu memperkuat ekosistem pembinaan olahraga pelajar di tingkat sekolah.

“Anak-anak yang memiliki bakat olahraga harus mendapatkan pendampingan yang tepat. Jangan sampai prestasi olahraga mereka terhambat karena persoalan pendidikan, begitu juga sebaliknya. Keduanya harus berjalan seimbang,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa Jawa Timur selama ini dikenal sebagai salah satu provinsi dengan prestasi olahraga yang cukup kuat di tingkat nasional. Karena itu, pembinaan sejak usia sekolah dinilai menjadi investasi penting untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut di masa mendatang.

Sementara itu, Ketua KONI Surabaya, Arderio Hukom menyampaikan apresiasi atas perhatian Dindik Jatim terhadap perkembangan olahraga pelajar. Ia berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat untuk mendukung pembinaan atlet muda secara berkesinambungan.

Selain membahas pengembangan atlet pelajar, pertemuan tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan antara institusi pendidikan dan organisasi olahraga dalam membangun generasi muda yang unggul dan berkarakter.

Dindik Jatim sendiri selama ini aktif mendorong penguatan pendidikan karakter melalui berbagai kegiatan non-akademik, termasuk olahraga, seni, dan pengembangan minat bakat siswa. Langkah tersebut sejalan dengan upaya menciptakan pendidikan yang holistik dan inklusif bagi seluruh peserta didik di Jawa Timur.

Dengan adanya sinergi antara Dindik Jatim dan KONI Surabaya, diharapkan semakin banyak siswa berprestasi di bidang olahraga yang mendapatkan kesempatan berkembang secara maksimal. Tidak hanya menjadi atlet berprestasi, mereka juga diharapkan mampu tumbuh sebagai generasi muda yang memiliki kualitas akademik, mental, dan karakter yang baik.

Kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan ekosistem pendidikan dan olahraga yang saling mendukung demi kemajuan generasi muda Jawa Timur di masa depan.