PASURUAN – Pengembangan cabang olahraga modern pentathlon di Jawa Timur terus menunjukkan tren positif. Terbaru, Kota Pasuruan resmi bergabung sebagai Pengurus Kota (Pengkot) ke-19 di bawah naungan Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Jawa Timur.
Kehadiran Pengkot MPI Kota Pasuruan menjadi bagian dari upaya memperluas pembinaan atlet di berbagai daerah sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu daerah penghasil atlet modern pentathlon di Indonesia.
Ketua Umum Pengkot MPI Kota Pasuruan, Dwi Iriati, mengatakan kepengurusan yang baru terbentuk langsung diarahkan untuk menyiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur. Meski berstatus cabang olahraga baru di Kota Pasuruan, pihaknya tetap memasang target ambisius dengan memburu medali emas.
Menurutnya, modern pentathlon memiliki peluang besar untuk berkembang karena dapat menjadi wadah bagi atlet dari berbagai cabang olahraga yang ingin mengembangkan potensi mereka ke level yang lebih tinggi.
“Banyak atlet yang sebenarnya memiliki kemampuan dan potensi untuk bergabung di MPI. Tantangan terbesar saat ini adalah mencari atlet untuk nomor anggar dan menembak karena masih terbatas,” ujar Dwi.
Ia optimistis dengan dukungan berbagai pihak, proses pembinaan atlet dapat berjalan lebih cepat sehingga target prestasi dalam ajang Porprov bisa diwujudkan.
Selain mengejar prestasi olahraga, Dwi menilai modern pentathlon juga memberikan manfaat jangka panjang bagi atlet. Prestasi yang diraih dapat menjadi bekal untuk mendapatkan kesempatan pendidikan melalui jalur prestasi.
“Olahraga ini tidak hanya soal meraih medali, tetapi juga membuka peluang pendidikan bagi atlet yang berprestasi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengprov MPI Jawa Timur, Dwi Kistiono, menyambut bergabungnya Kota Pasuruan sebagai langkah strategis dalam memperkuat jaringan organisasi modern pentathlon di Jawa Timur.
Menurutnya, semakin banyak daerah yang memiliki kepengurusan aktif, semakin luas pula proses pencarian dan pembinaan atlet potensial yang dapat dipersiapkan menuju berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.
“Kota Pasuruan menjadi Pengkot ke-19 MPI Jawa Timur. Ini menunjukkan bahwa perkembangan modern pentathlon di Jawa Timur terus bergerak maju,” ujar Dwi Kistiono.
Ia menjelaskan, penguatan organisasi di daerah menjadi fondasi penting untuk menciptakan sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan. Dengan semakin banyaknya atlet yang terlibat, peluang melahirkan atlet berprestasi tingkat dunia juga semakin terbuka.
“Tujuan akhirnya bukan hanya menambah jumlah kepengurusan, tetapi membangun ekosistem pembinaan yang mampu mencetak atlet berprestasi hingga level internasional,” tegasnya.
Bergabungnya Kota Pasuruan menambah optimisme MPI Jawa Timur dalam memperluas jangkauan pembinaan olahraga modern pentathlon. Cabang olahraga yang mengombinasikan sejumlah disiplin ini kini semakin berkembang di berbagai daerah dan diharapkan mampu melahirkan generasi atlet baru yang dapat mengharumkan nama Jawa Timur maupun Indonesia di kancah dunia.
