PGRI Power Jawa Timur Diluncurkan, Dindik Jatim Dorong 200 Ribu Guru Kuasai Koding dan AI

Surabaya – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Dindik Jatim) terus memperkuat transformasi pendidikan melalui peningkatan kompetensi guru di bidang teknologi digital. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mendukung peluncuran PGRI Power Jawa Timur, sebuah program yang menjadi bagian dari upaya menyukseskan Gerakan Nasional 1 Juta Guru Mahir Koding dan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI).

Peluncuran program tersebut berlangsung di Surabaya pada Rabu (17/6) dan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai. Dalam kesempatan tersebut, Aries memberikan apresiasi terhadap inisiatif Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang dinilai sejalan dengan visi pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.

Menurut Aries, transformasi pendidikan di era digital tidak hanya berfokus pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga harus dimulai dari peningkatan kapasitas dan kompetensi para pendidik. Guru memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembelajaran yang menentukan kualitas generasi masa depan.

“Transformasi pendidikan harus dimulai dari transformasi sumber daya manusianya. Guru perlu terus meningkatkan kompetensi agar mampu mempersiapkan generasi yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Aries dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa penguasaan teknologi digital, termasuk koding dan kecerdasan artifisial, kini menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam dunia pendidikan. Perkembangan teknologi yang begitu cepat menuntut guru untuk terus belajar dan beradaptasi agar proses pembelajaran tetap relevan dengan kebutuhan zaman.

Melalui program PGRI Power Jawa Timur, pemerintah menargetkan partisipasi sekitar 200 ribu guru di seluruh wilayah Jawa Timur. Program ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan guru dalam memahami konsep dasar pemrograman, pemanfaatan AI, hingga penerapan teknologi digital dalam kegiatan belajar mengajar.

Aries optimistis Jawa Timur dapat menjadi salah satu daerah pelopor dalam pengembangan kompetensi guru berbasis teknologi. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi guru, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan dalam membangun ekosistem pendidikan yang inovatif dan berdaya saing.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, program ini juga diharapkan dapat mendorong lahirnya berbagai inovasi pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital. Dengan demikian, guru tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu mengembangkan metode pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik saat ini.

Peluncuran PGRI Power Jawa Timur menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mempersiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. Melalui penguatan kompetensi guru di bidang koding dan AI, Jawa Timur diharapkan dapat berkontribusi besar dalam mencetak generasi yang mampu bersaing di era transformasi digital sekaligus mendukung keberhasilan Gerakan Nasional 1 Juta Guru Mahir Koding dan Kecerdasan Artifisial.