Browsing Category
Senator
Dukung Pembukaan Destinasi Wisata, Ketua DPD RI Minta Pemprov Jatim Perkuat Pengawasan
LaNyalla berharap dibukanya kembali sektor pariwisata dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi pada sektor pendukung lainnya.
Terima Kasih ke LaNyalla, Perkumpulan Penghuni Tanah Surat Ijo Surabaya Minta Dukungan Lagi Agar…
Waktu kami bertemu di KADIN Jatim, Pak LaNyalla berjanji akan membantu dengan memanggil para menteri dan pihak terkait.
Safari Konstitusi, DPD RI Selenggarakan FGD di 4 Universitas
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, melaksanakan pertemuan dengan Tim Kajian Politik Ketatanegaraan DPD RI di Kediaman Rumah Dinas.
Komite I DPD RI Lakukan Kunjungan dan Rapat Kerja di Mabes Polri
Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi mengatakan pertemuan tersebut menghadirkan petinggi di jajaran Mabes Polri sebagai mitra strategis.
Temui Ketua DPD RI, Gubernur Sultra Dukung RUU Daerah Kepulauan
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menegaskan siap untuk melanjutkan pembahasan RUU Daerah Kepulauan.
Perkuat Realisasi Serapan, PURT DPD RI Bahas Refocusing Anggaran
Ketua DPD RI sampaikan, Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) DPD RI akan memperkuat realisasi penyerapan anggaran.
Antisipasi Potensi Tsunami di Pacitan, Ketua DPD RI Minta Pemerintah Siapkan Skenario Penyelamatan
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta pemerintah menyiapkan skenario terbaik untuk melakukan penyelamatan terhadap potensi ancaman tsunami di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
Ketua DPD RI: Perlu Langkah Konkret Majukan Perekonomian Daerah Perbatasan
Ketua DPD RI sampaikan, Keberadaan Pos Lintas Batas Negara harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mendorong kemajuan ekonomi.
Kunker ke Lumajang, Ketua DPD RI Siap Perjuangkan Air Bersih dan Rehabilitasi Pascabencana
Senator asal Jawa Timur itu mengatakan, kunjungan kerjanya ke Kabupaten Lumajang untuk menyerap aspirasi daerah agar dapat diperjuangkan di tingkat nasional.
Di Rapimnas ke-4 KAHMI, LaNyalla Ajak Koreksi Pasal 33 UUD 1945 Hasil Amandemen 2002
Menurut LaNyalla, sadar atau tidak, sejak amandemen konstitusi saat itu, cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak.