Didampingi Kadindik Jatim, Gubernur Khofifah Luncurkan Komitmen Bersama Beasiswa Pendidikan 2026, Buka Akses Pendidikan bagi Puluhan Ribu Siswa dan Mahasiswa

Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan akses pendidikan yang merata dan berkualitas. Hal itu ditandai dengan peluncuran Komitmen Bersama Beasiswa Pendidikan 2026 yang melibatkan ribuan SMA/SMK swasta dan puluhan perguruan tinggi swasta di Jawa Timur.

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jawa Timur Aries Agung Paewai, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan program Komitmen Bersama Beasiswa Pendidikan 2026 sebagai wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan swasta, dan perguruan tinggi dalam memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda Jawa Timur.

Dalam program tersebut, sebanyak 2.106 SMA/SMK swasta dan 84 perguruan tinggi swasta (PTS) turut berpartisipasi. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat keterlibatan 1.772 sekolah swasta. Dengan demikian, partisipasi sekolah swasta mengalami kenaikan sebesar 18,84 persen.

Gubernur Khofifah mengatakan bahwa pendidikan merupakan instrumen penting dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan global. Karena itu, akses terhadap pendidikan berkualitas harus dapat dirasakan oleh seluruh anak bangsa tanpa terkecuali.

“Setiap anak di Jawa Timur harus memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan yang berkualitas. Melalui komitmen bersama ini, kami ingin memastikan bahwa faktor ekonomi tidak menjadi penghalang bagi generasi muda untuk meraih cita-citanya,” ujar Khofifah.

Menurut Khofifah, kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan swasta menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan layanan pendidikan. Selain meningkatkan angka partisipasi sekolah, program ini juga diharapkan mampu memperkuat daya saing sumber daya manusia Jawa Timur di masa mendatang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menjelaskan bahwa program beasiswa tersebut memberikan peluang besar bagi siswa lulusan SMA/SMK swasta maupun calon mahasiswa baru untuk melanjutkan pendidikan.

“Komitmen bersama ini merupakan bentuk gotong royong seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Kami mengapresiasi partisipasi sekolah dan perguruan tinggi swasta yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Ini menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak Jawa Timur,” kata Aries.

Ia menambahkan, program Beasiswa Pendidikan 2026 membuka kesempatan bagi sekitar 81.131 calon murid SMA/SMK swasta dan 62.000 calon mahasiswa baru di perguruan tinggi swasta. Dengan jumlah penerima manfaat yang besar, program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan angka partisipasi pendidikan sekaligus menekan potensi anak putus sekolah karena keterbatasan biaya.

Aries menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Jawa Timur akan terus melakukan pendampingan dan koordinasi dengan seluruh lembaga pendidikan yang terlibat agar pelaksanaan program berjalan optimal dan tepat sasaran.

Peluncuran Komitmen Bersama Beasiswa Pendidikan 2026 menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui sinergi antara pemerintah, sekolah swasta, dan perguruan tinggi swasta, Jawa Timur optimistis mampu mencetak generasi yang cerdas, berdaya saing, serta siap menjadi motor penggerak pembangunan daerah maupun nasional.