Lenza Nasional | Lenza Nasional | Profesional Membidik Fakta

Profesional Membidik Fakta

Dihadapan Kapolsek Omben Tiga Orang Pembuat Video Ujaran Kebencian : Menyesal dan Minta Maaf

022

 

Sampang, Lenzanasional.com – Tiga Warga Kecamatan Omben atas nama, KH. Hasan Bin Fageh, Rohman dan Mat Raki hadiri undangan polisi di Mapolsek Omben, pada hari Sabtu (18/06/2021).

Lantaran, ketiga orang tersebut pembuat dan penyebar video tentang kegiatan Petugas Satgas Covid 19 Kecamatan Omben yang dilaksanakan secara rutin di tingkatkan ( KRTD ), yang di unggah di medsos dan Tiktok milik mereka atas nama akun @Huskepoya yang sudah dibagikan 831 kali serta akun Tiktok @Hadibarokahi. Jum’at, (18/06/2021).

Pasalnya, perbuatan ketiga warga tersebut, dapat menimbulkan keresahan dalam masyarakat bahkan dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Berdasarkan temuan anggota Polsek Omben, yang mendapatkan 4 video berdurasi 16 detik, 29 detik, 20 detik dan 24 detik dengan framing. Yang isinya menerangkan, bahwa kegiatan KRYD dan penyekatan telah berhasil dibubarkan oleh masyarakat dengan disertai kalimat ujaran kebencian dan hinaan kepada Institusi Polri yang sedang bertugas.

Namun, selain ditemukan 4 video, petugas juga menemukan pesan suara yang berdurasi 43 detik yang berisi ajakan kepada masyarakat untuk membubarkan kegiatan KRYD di Desa Madulang Kecamatan Omben Kabupaten Sampang.

Kepada wartawan, mewakili Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si, Kapolsek Omben Ipda Andrik Soejarwanto SH menyampaikan, Kegiatan petugas Satgas Covid Kecamatan Omben bersama Anggota Polsek Omben, Koramil Omben, Polsek Robatal, Polsek Karang penang, dan Polsek Kedungdung melaksanakan penyekatan dan tes Swab Antigen bagi pengendara yang melintas di perbatasan Kabupaten Sampang dengan Kabupaten Pamekasan.

Petugas Satgas Covid 19 Kecamatan Omben melaksanakan kegiatan rutin penyekatan dan tes Swab yang dipantau Kapolsek Omben Ipda Andrik Soejarwanto SH berjalan dengan tertib, aman dan kondusif

 

”Pelaksanaan kegiatan tersebut, bertujuan untuk mencegah penyebaran virus Covid 19 di Wilayah Kabupaten Sampang. Dan juga mengikuti langkah pemerintah pusat serta sesuai arahan dan Instruksi bapak Kapolri,” ucap Ipda Andrik kepada wartawan. Sabtu (19/6/2021).

Kapolsek Omben juga mengatakan, dalam kegiatan penyekatan dan tes Swab Antigen, petugas Satgas Covid 19 melaksanakan di perbatasan wilayah Kecamatan Omben dan Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan tepatnya di jalan raya desa Madulang Kecamatan Omben. Guna memutus dan pencegahan penyebaran covid 19 dari luar maupun dalam Kabupaten Sampang.

”Untuk diketahui, selama pelaksanaan kegiatan penyekatan, berlangsung aman lancar dan terkendali dan selesai sekira pukul 10.00 Wib dengan hasil seluruh pengendara yang di swab antigen dinyatakan negatif,” tandas Ipda Andrik.

Namun, sayangnya beberapa saat kemudian, setelah pelaksanaan kegiatan KRYD dan penyekatan sekaligus tes swab antigen kepada masyarakat yang melintas, beredar video di medsos dan pesan suara di aplikasi percakapan Whatapps yang berisi ajakan kepada masyarakat untuk membubarkan kegiatan yang dilakukan TNI-POLRI dan Pemkab Sampang dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sampang.

”Melihat viralnya video dan rekaman suara tersebut, mantan KBO Sat. Reskrim Polres Sampang memerintahkan anggotanya untuk mencari pembuat video dan perekam suara untuk dimintai klarifikasinya atas apa yang mereka perbuat,” ucapnya.

Kapolsek Omben menjabarkan, berawal dari anggotanya mendapatkan video tersebut viral yang diunggah akun Tiktok @Huskepoya yang sudah dibagikan 831 kali serta akun Tiktok @Hadibarokahi yang sudah dibagikan 62 kali.

Lebih lanjut lagi Ipda Andrik Soejarwanto SH juga memaparkan, Video dan rekaman suara tersebut bisa menimbulkan keresahan dalam masyarakat bahkan dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Selanjutnya, pada hari Sabtu (19/06/2021) kami mengundang warga Dusun Laodan Desa Omben Kecamatan Omben yang bernama KH. Hasan Bin Fageh, Rohman dan Mat Raki yang keduanya berdomisili di Desa Madulang Omben, ke Mapolsek Omben” lanjut Ipda Andrik Soejarwanto SH

Dihadapan Kapolsek Omben dan anggotanya, KH. Hasan Bin Fageh mengakui bahwa suara yang ada di video tersebut adalah benar suaranya sendiri dan sangat menyesali perbuatannya tersebut, serta menyampaikan permohonan maaf kepada institusi Polri khususnya Polsek Omben dan Polres Sampang beserta Satgas Covid Kecamatan Omben.

Untuk itu, Kapolsek Omben menyayangkan adanya warga Omben berbuat seperti itu.

Kemudian, kepada mereka ( KH. Hasan Bin Fageh, Rohman dan Mat Raki ), Ipda Andrik Soejarwanto SH menjelaskan maksud dan tujuan diadakan Kegiatan Rutin yang di Tingkatkan ( KRYD) berupa Penyekatan dan tes Swab Antigen.” Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dan melindungi masyarakat khususnya masyarakat yang berdomisili di Kecamatan Omben dari ganasnya Corona Virus Desease 2019”.

Kapolsek Omben menambahkan, kepada kami, KH. Hasan Bin Fageh menyesali perbuatannya dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya sekaligus mengajak kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan sekaligus mengajak masyarakat untuk mendukung program pemerintah dalam rangka penanganan Covid-19. (Hum/Ded)

Comments
Loading...

Network LNM Media Center


This site is protected by wp-copyrightpro.com