JAKARTA – Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Women’s Leadership Forum 2026 yang mengusung tema Breaking Barriers, Building Impact. Forum yang digelar di Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Jakarta, Senin (27/7/2026), menjadi ruang kolaborasi bagi para pemimpin perempuan untuk memperkuat peran strategis mereka dalam pembangunan bangsa.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah tampil sebagai Keynote Speaker. Ia menekankan bahwa kepemimpinan perempuan memiliki peran penting dalam menjawab berbagai tantangan zaman melalui inovasi, kolaborasi, dan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam paparannya, Khofifah mengajak seluruh peserta untuk terus memperkuat kapasitas kepemimpinan perempuan agar mampu menjadi motor penggerak perubahan di berbagai sektor.
“Perempuan bukan sekadar bagian dari perubahan, tetapi penggerak utama yang mampu menembus berbagai batas dan menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia,” ujar Khofifah.
Menurutnya, kepemimpinan yang adaptif, inklusif, dan transformatif menjadi kunci dalam menghadapi dinamika global. Oleh karena itu, perempuan perlu diberi ruang yang lebih luas untuk berkontribusi dalam pengambilan keputusan, baik di pemerintahan, dunia pendidikan, maupun sektor lainnya.
Women’s Leadership Forum 2026 juga menjadi wadah berbagi pengalaman, gagasan, serta praktik baik antarpemimpin perempuan dari berbagai instansi. Forum ini diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Kehadiran Kadindik Jatim Aries Agung Paewai dalam forum tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya Dinas Pendidikan, dalam mendukung penguatan kepemimpinan perempuan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
Aries menilai nilai-nilai kepemimpinan yang dibahas dalam forum sangat relevan dengan upaya membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perubahan.
“Kami di Dinas Pendidikan Jawa Timur mendukung penuh penguatan kepemimpinan perempuan. Dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang menghargai kesetaraan, kolaborasi, dan kepemimpinan yang berintegritas. Semangat yang dibangun melalui Women’s Leadership Forum 2026 menjadi inspirasi bagi kami untuk terus menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berdampak,” kata Aries Agung Paewai.
Ia menambahkan, pendidikan merupakan fondasi utama dalam melahirkan pemimpin masa depan yang mampu menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan.
Melalui forum bertema Breaking Barriers, Building Impact, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap lahir semakin banyak kolaborasi dan inovasi yang memperkuat peran perempuan dalam berbagai bidang. Semangat tersebut sejalan dengan visi pembangunan Jawa Timur yang menempatkan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas utama menuju Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.
